- Seorang ibu rumah tangga di Samarinda, Ratnasari mengisahkan cerita sedihnya.
- Sang anak yang masih duduk di bangku SMK meninggal akibat memakai sepatu sempit.
- Ratnasari pun menyoroti keterbatasan bantuan saat proses pemakaman anaknya.
SuaraKaltim.id - Sudah jadi tertimpa tangga. Mungkin itulah istilah yang menggambarkan kesedihan Ratnasari, seorang ibu rumah tangga di Samarinda.
Sang anak, yang masih duduk di bangku SMK meninggal dunia karena sakit akibat pembengkakan pada kakinya.
Bukan tanpa sebab, pembengkakan kaki terjadi disebut karena keseringan memakai sepatu sekolah yang sempit.
Tidak sampai di situ, Ratnasari menyoroti keterbatasan bantuan saat proses pemakaman anaknya. Ia mengaku sempat meminta bantuan kepada ketua RT setempat, terutama terkait penyediaan ambulans.
"Kami minta bantuan karena kondisi ekonomi juga sulit. Tapi dijawab kalau ambulans harus bayar semua," ujarnya, dikutip dari Kaltimtoday--jaringan Suara.com.
Dia juga mengaku diminta untuk mencari bantuan relawan secara mandiri.
"Kami disuruh cari sendiri relawan, padahal kondisi anak sudah meninggal," ungkap Ratnasari.
Selain itu, ia menyebut selama ini tidak pernah menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH).
Ratnasari mengaku pernah mengajukan, namun disebut tidak lagi tersedia.
"Dulu pernah tanya, tapi katanya sudah tidak ada bantuan, jadi kami tidak lanjut lagi," sebutnya.
Anak sakit hingga meninggal
Ratnasari, menceritakan gejala sakit yang dialami sang putra. Awalnya berupa nyeri pada kaki yang kemudian menjalar hingga ke pinggang dan punggung.
Setelah merasakan sakit, keesokan harinya pelajar SMK Negeri 4 Samarinda tersebut menghembuskan nafas terakhir.
"Hampir setengah bulan sakit, itu belum ada bengkak. Baru sekitar 20 hari kemudian muncul bengkak di bagian atas kaki," kata ibu korban.
Ratnasari mengaku terpaksa harus menggunakan sepatu sekolah yang kekecilan di tengah ketidakmampuan perekonomian keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif