- Seorang ibu rumah tangga di Samarinda, Ratnasari mengisahkan cerita sedihnya.
- Sang anak yang masih duduk di bangku SMK meninggal akibat memakai sepatu sempit.
- Ratnasari pun menyoroti keterbatasan bantuan saat proses pemakaman anaknya.
Dia mengungkap kronologi sakit yang dialami anaknya hingga akhirnya meninggal. Selama hampir dua pekan pertama, kondisi kaki anaknya tidak menunjukkan pembengkakan.
Meski merasakan sakit, korban tetap menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk menjalani magang di sebuah pusat perbelanjaan.
Dalam aktivitas tersebut, korban lebih banyak berdiri dan hanya duduk saat waktu istirahat.
"Dia (korban) tidak banyak mengeluh. Nanti setelah pulang baru bilang kakinya sakit sekali," kata Ratnasari.
Sehari sebelum meninggal dunia, kondisi kaki korban dilaporkan membengkak. Penanganan awal yang dilakukan hanya berupa suntikan di sekitar tempat tinggalnya.
"Setelah disuntik, katanya sudah tidak sakit lagi," ujar Ratnasari.
Namun, kondisi korban tidak bertahan lama hingga akhirnya meninggal dunia keesokan harinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Rudy Mas'ud ke Jakarta di Tengah Rencana Demo, Ini Penjelasan Pemprov Kaltim
-
Akhir Pelarian Pembobol ATM di Samarinda, Polisi Tangkap Pelaku hingga Jawa Barat
-
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan