- Terjadi keributan internal anggota PSHT di Padepokan Jalan Wonorejo Puncak, Balikpapan, pada Sabtu, 13 Juni 2026.
- Polresta Balikpapan segera melerai perselisihan tersebut untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan fisik di lokasi kejadian.
- Polresta Balikpapan menghentikan sementara seluruh izin kegiatan PSHT guna menjaga keamanan dan ketertiban kota tersebut.
SuaraKaltim.id - Keributan sempat terjadi di Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Jalan Wonorejo Puncak, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara, pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Informasi yang dihimpun, Selasa, 16 Juni 2026, keributan dipicu perselisihan dua belah pihak di internal padepokan. Beruntung pihak kepolisian segera tiba di lokasi untuk meredam situasi sehingga tidak sempat terjadi baku fisik.
Akibat kejadian itu, pihak kepolisian dari Polresta Balikpapan mengambil langkah untuk sementara waktu tidak memberi izin maupun rekomendasi terhadap seluruh kegiatan perguruan silat PSHT di Kota Balikpapan.
"Untuk sementara kami tidak memberi izin maupun rekomendasi terhadap seluruh kegiatan di Kota Balikpapan," kata Kapolresta Balikpapan Kombes Jerrold HY Kumontoy.
Ia mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai langkah preventif untuk menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mengantisipasi potensi gesekan maupun konvoi yang dapat menganggu kondusifitas Kota Balikpapan.
"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib dan damai demi kepentingan bersama," ujarnya.
Sementara itu, terkait peristiwa keributan yang terjadi beberapa hari yang lalu di padepokan PSHT, Jalan Wonorejo Puncak, pihak kepolisian sendiri masih mendalami kronologis serta motif sesuai laporan dari pihak-pihak terkait.
Kontributor : Tuntun Siallagan
Berita Terkait
-
Apakah SIM B1 Boleh Bawa Mobil Pribadi? Ini Aturannya
-
Suara Silmy Karim Bergetar Saat Bacakan Nota Perlawanan, Teringat Anak dan Keluarga
-
Silmy Karim Bantah Terjaring OTT KPK: Saya Datang Sendiri, Bukan Tertangkap Tangan
-
Kasus ISPA Akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Kaltim Masih Terus Meningkat
-
Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Aksi Mahasiswa di Kantor PLN Samarinda Ricuh, Polisi Kerahkan Water Cannon
-
Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat
-
Karhutla Belum Reda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp3 M untuk Dampak Kabut Asap
-
Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud