- Polres Barito Utara menangkap tiga pelaku pembantaian sadis satu keluarga.
- Dua pelaku merupakan pasangan suami istri dan pelaku lainnya masih saudara.
- Pembunuhan tersebut menimpa 6 orang sekeluarga, 5 korban meninggal dunia.
SuaraKaltim.id - Tiga terduga pelaku pembantaian satu keluarga di Benangin, Kecamatan Teweh Timur di wilayah perbatasan Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) akhirnya ditangkap.
Satreskrim Polres Barito Utara membekuk 3 pelaku yakni berinisial VN (pria), LK (pria), dan SA (perempuan).
Terduga LK tercatat pernah menjadi kepala desa di Kabupaten Kutai Barat, Kaltim dan SA adalah istrinya. Sementara VN yang ditangkap di Kaltim bersaudara dengan SA.
"Betul ada tindak pidana terkait kasus pembunuhan. Kami sedang pengembangan. Korban lima orang meninggal dunia dan satu luka berat. Tersangka inisial VN, LK, dan SA," kata Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto dikutip dari Antara.
Kapolres mengungkapkan, 3 terduga pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda, pada Senin (20/4/2026) pagi. Para korban satu keluarga dan terduga pelaku satu keluarga.
Barang bukti sebilah parang atau mandau sudah diamankan. Di samping itu, dari keterangan saksi juga terdengar suara letusan dan ada luka korban bekas tembakan.
Peristiwa ini, kata Kapolres, berkaitan dengan sengketa perebutan lahan. Lahan berada dalam kawasan hutan dekat dengan jalan perusahaan HPH PT Timber Dana Kilometer 95.
"Sebelumnya antara dua kelompok keluarga ini ada sengketa lahan," jelas Singgih.
Kedua pihak merasa lokasi tersebut miliknya, sehingga terjadi peristiwa penyerangan ke pondok menyebabkan lima korban meninggal dunia dan satu luka berat.
"Kita siapkan Pasal 459 subsdider Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan berencana," kata Singgih.
Ketika ditanya masih ada satu terduga pelaku melarikan diri, polisi menambahkan, terkait hal itu masih dalam pengembangan.
"Itu gunanya penyelidikan dan penyidikan untuk membuat terang tindak pidana. Kita sudah amankan tiga terduga pelaku. Kita masih pengembangan. Mohon bersabar," tegas Singgih.
Diketahui, pembantaian keji terjadi di Perbatasan Kalteng-Kaltim tepatnya di lokasi PT. Timber Dana, Benangin, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Minggu (19/4/2026) sekitar sore.
Satu keluarga terdiri dari enam orang warga Desa Benangin II dibantai oleh kelompok terduga pelaku.
Tercatat 5 orang meninggal dunia dan satu korban mengalami luka parah, sehingga dilarikan ke RSUD Muara Teweh.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling