Eko Faizin
Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:49 WIB
Ilustrasi Persija vs Persib di BRI Liga 1. [Dok. Ig/@persib]
Baca 10 detik
  • Ratusan aparat gabungan dikerahkan dalam laga Persija vs Persib di Samarinda.
  • Sebanyak 620 personel terdiri dari Polresta, Brimob, Kodim 0901 hingga Denpom.
  • Hanya Jakmania dan penonton umum yang diperbolehkan hadir di stadion.

SuaraKaltim.id - Persija Jakarta bakal menghadapi Persib Bandung dalam lanjutan Kompetisi BRI Liga 1 2026 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (10/05/2026).

Polresta Samarinda mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengawal laga dengan tensi tinggi tersebut. Langkah antisipasi ini diambil mengingat rivalitas dan fanatisme kuat dari kedua klub.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar menjelaskan sebanyak 620 personel gabungan diterjunkan terdiri dari unsur Polresta, Brimob, Kodim 0901, Denpom, hingga dukungan tambahan 60 personel dari Polres Kukar.

"Kami menyiapkan pasukan dalam jumlah besar untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Kami juga berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan guna memantau pergerakan suporter," tegasnya dikutip dari Antara, Jumat (8/5/2026).

Hendri mengungkapkan bahwa pengalihan lokasi pertandingan ini disebabkan oleh situasi keamanan di Jakarta yang dinilai kurang kondusif untuk menyelenggarakan laga tersebut di ibu kota.

"Karena kondisi keamanan di Jakarta dianggap rawan, pertandingan yang seharusnya menempatkan Persija sebagai tuan rumah dipindahkan ke Stadion Segiri. Ini merupakan arahan langsung dari Mabes Polri yang telah disetujui oleh operator Liga 1," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Persija Jakarta telah menyerahkan urusan penyelenggaraan kepada Steward Service Officer (SSO) Borneo FC. Polresta Samarinda juga bersinergi dengan berbagai instansi terkait seperti TNI, Damkar, Dishub, dan Dinas Kesehatan.

Sesuai regulasi Liga 1 mengenai pembatasan tim tamu, Kombes Pol Hendri Umar menegaskan bahwa hanya pendukung Persija (Jakmania) dan penonton umum yang diperbolehkan hadir di stadion. Pihaknya pun telah menjalin komunikasi dengan perwakilan suporter kedua belah pihak.

"Viking (pendukung Persib) sudah berkomitmen untuk tidak hadir di stadion karena status tim mereka sebagai tim away. Sementara Jakmania akan ikut mengawal agar situasi tetap kondusif," tambahnya.

Terkait tiket, panitia pelaksana melakukan penyesuaian kuota. Dari rencana awal 9.000 penonton, kini hanya disediakan 7.500 tiket untuk umum, sementara 1.500 sisanya dialokasikan khusus bagi tamu undangan dan sponsor.

Sistem pembelian tiket diatur sepenuhnya oleh SSO Persija guna memastikan penonton yang hadir telah terverifikasi.

"Rekan-rekan Jakmania di Samarinda akan memastikan penonton yang hadir adalah anggota asli atau masyarakat lokal. Kami ingin memastikan laga ini berjalan aman, tertib, dan menghibur," jelas Kapolres.

Load More