Eko Faizin
Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:54 WIB
Perempuan tersangka pembakar ruko di kawasan Jalan Pangeran Antasari Samarinda diamankan pihak kepolisian. [Siko/Kaltimetam.id]
Baca 10 detik
  • Perempuan berinisial RR membakar bangunan milik keluarganya di Samarinda pada Sabtu pagi karena masalah gaji.
  • Tersangka yang merencanakan aksinya menggunakan Pertamax dan korek api ditangkap polisi pada hari yang sama.
  • Kebakaran yang dipicu oleh tindakan RR tersebut akhirnya membesar dan merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

SuaraKaltim.id - Seorang perempuan berinisial RR ditangkap polisi terkait aksi pembakaran di kawasan Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Sabtu (17/10/2026) pagi.

Bangunan milik keluarganya diduga menjadi sasaran awal, sebelum kobaran api membesar dan merembet ke sejumlah bangunan lain di sekitarnya, termasuk sebuah konter.

Tersangka RR melakukan aksinya dipicu persoalan pembagian gaji dan beban pekerjaan. Dia diamankan sekitar pukul 18.00 WITA di Jalan S Parman, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu.

Kanitreskrim Polsek Sungai Kunjang Ipda Roy Sihombing mengatakan, penangkapan dilakukan setelah polisi menelusuri kejadian dan mengumpulkan keterangan terkait dugaan pembakaran tersebut.

"Dari hasil penyelidikan awal, RR mengakui telah dengan sengaja melakukan pembakaran terhadap bangunan di lokasi kejadian," katanya dikutip dari Kaltietam--jaringan Suara.com.

Berdasarkan pemeriksaan awal, dugaan motif pembakaran berkaitan dengan persoalan pekerjaan di sebuah salon milik keluarganya.

RR disebut merasa kecewa sejak Agustus karena beban pekerjaannya bertambah, sedangkan permintaan kenaikan gaji yang diajukan tidak dipenuhi.

Kekecewaan tersebut diduga terus berlanjut hingga akhirnya RR berniat membakar bangunan milik keluarganya. Polisi juga mendalami dugaan bahwa aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya.

Kronologi Pembakaran

Dalam pemeriksaan awal, RR disebut telah menyiapkan korek api dari rumah. Selain itu, dia diduga membeli sekitar 1,5 liter bahan bakar jenis Pertamax sebelum mendatangi lokasi kejadian.

Pada Sabtu sekitar pukul 07.00 WITA, RR berangkat dari rumah menggunakan transportasi daring. Kepada suaminya, dia mengaku hendak membeli buah langsat di Pasar Ijabah.

Namun, dalam perjalanan, RR meminta pengemudi berhenti di sebuah warung untuk membeli Pertamax.

Bahan bakar tersebut kemudian dibawa menggunakan kantong plastik hitam, sementara korek api telah disiapkan sebelumnya.

Sekitar pukul 07.30 WITA, RR tiba di kawasan Jalan Pangeran Antasari.

Setibanya di lokasi, RR diduga menyiramkan bahan bakar ke bagian depan bangunan lantai dua sebelah kiri. Bahan bakar itu kemudian disulut menggunakan korek api hingga memicu kebakaran.

Load More