- Polri mengerahkan 210 personel gabungan dari Brimob dan Bareskrim untuk menangani kebakaran hutan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
- Operasi pemadaman dan pencegahan meluasnya titik api difokuskan di wilayah Kutai Timur, IKN, serta Taman Nasional Tanjung Puting.
- Sepuluh personel Bareskrim Polri ditugaskan menyelidiki dugaan tindak pidana pembakaran lahan secara sengaja di kedua wilayah tersebut.
SuaraKaltim.id - Polri mengerahkan 210 personel gabungan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).
Operasi ini mencakup pemadaman kebakaran, pencegahan meluasnya titik api, serta penyelidikan dugaan tindak pidana pembakaran lahan.
Dari total personel yang diterjunkan, sebanyak 200 anggota berasal dari Pasukan Brimob II Korps Brimob Polri.
Sementara itu, 10 personel lainnya merupakan anggota Bareskrim Polri yang ditugaskan melalui skema Bantuan Kendali Operasi (BKO).
Kabiropenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pengerahan pasukan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menangani karhutla di Kalimantan melalui langkah operasional dan penegakan hukum.
"Polri terus berupaya menangani karhutla melalui pengerahan personel untuk membantu pemadaman, mencegah meluasnya kebakaran, serta mendukung penegakan hukum," ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).
Melansir Kaltimtoday--jaringan Suara.com, Polri menugaskan 100 personel dari Resimen 1 Gegana dan Resimen 1 Pelopor Pasukan Brimob II di Kaltim.
Pasukan tersebut diberangkatkan dari Markas Komando Polda Kaltim di Balikpapan untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kutai Timur.
Selain melakukan pemadaman secara langsung, personel Brimob juga ditugaskan memperkuat upaya mitigasi di sejumlah kawasan strategis.
Wilayah yang menjadi perhatian meliputi Ibu Kota Nusantara (IKN), Kutai Timur, Kutai Barat, dan Kabupaten Paser.
Untuk mendukung proses penegakan hukum, lima personel Bareskrim Polri turut ditempatkan di Kalimantan Timur.
Mereka bertugas membantu penanganan perkara dan mendalami dugaan pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus memastikan dugaan pelanggaran hukum ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara di Kalteng, sebanyak 100 personel Resimen 2 Pelopor Pasukan Brimob II dikerahkan dari Sulawesi Selatan untuk mendukung penanganan karhutla.
Pasukan tersebut disiagakan untuk membantu memadamkan titik api di kawasan konservasi Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut
-
Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air
-
37 Orang Ditangkap Terkait Dugaan Pencurian Kabel Modus Gali Jalan di Samarinda
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih