- Polri mengerahkan 210 personel gabungan dari Brimob dan Bareskrim untuk menangani kebakaran hutan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
- Operasi pemadaman dan pencegahan meluasnya titik api difokuskan di wilayah Kutai Timur, IKN, serta Taman Nasional Tanjung Puting.
- Sepuluh personel Bareskrim Polri ditugaskan menyelidiki dugaan tindak pidana pembakaran lahan secara sengaja di kedua wilayah tersebut.
Kawasan konservasi tersebut menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian dalam operasi penanganan kebakaran.
Kehadiran personel di lapangan diharapkan membantu mengendalikan api sekaligus mengurangi risiko meluasnya area terdampak.
Selain personel Brimob, Polri juga menempatkan lima anggota Bareskrim di Kalteng. Tim tersebut akan memperkuat proses penyidikan terhadap dugaan tindak pidana lingkungan hidup yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan.
Trunoyudo menegaskan, penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui pemadaman di lapangan.
Upaya tersebut juga perlu didukung pencegahan, koordinasi lintas instansi, partisipasi masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.
Polri menyatakan akan terus bekerja sama dengan instansi terkait dan masyarakat untuk mengendalikan kebakaran sekaligus mencegah terjadinya pembakaran lahan secara sengaja.
Masyarakat juga diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan dan menimbulkan dampak lingkungan.
Warga yang menemukan titik api diminta segera melaporkannya kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Melalui pengerahan 210 personel gabungan tersebut, Polri berupaya memperkuat operasi penanganan karhutla Kaltim dan Kalteng, baik dari sisi pemadaman maupun pengusutan dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan karhutla tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut
-
Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air
-
37 Orang Ditangkap Terkait Dugaan Pencurian Kabel Modus Gali Jalan di Samarinda
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih