Selama Pandemi, Konsumsi BBM di Pulau Kalimantan Turun

Selama masa pendemi penggunaan bahan bakar minyak mengalami penurunan hingga 30 persen. Penurunan ini terjadi pada seluruh jenis BBM yang diproduksi Pertamina melalui SPBU mil

Yovanda Noni
Jum'at, 04 September 2020 | 22:51 WIB
Selama Pandemi, Konsumsi BBM di Pulau Kalimantan Turun
Suasana pengisian bahan bakar minyak (BMM) di SPBU kawasan Abdul Muis, Jakarta, Senin (21/8/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

SuaraKaltim.id - Selama masa pandemi Covid-19, penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kalimantan Timur menurun drastic. Penurunan itu bahkan mencapai puncaknya pada Bulan Mei 2020 lalu.

Region Manager Sales Retail MOR VI Pertamina Kalimantan Aji Anom menyebutkan, selama masa pendemi penggunaan bahan bakar minyak mengalami penurunan hingga 30 persen. Penurunan ini terjadi pada seluruh jenis BBM yang diproduksi Pertamina melalui SPBU miliknya. Penurunan paling rendah terjadi pada Bulan Mei 2020 lalu.

“Penurunan mulai Bulan April dan paling rendah itu pada Bulan Mei, tapi tiga bulan terakhir sudah naik lagi,” kata Anom di Balikpapan, Jumat (4/9/2020). Posisi konsumsi BBM saat ini, tambahnya, sudah menuju kondisi normal. Bahkan di awal Bulan September ini penggunaan BBM nyaris normal.

“Kalau untuk gasoline, gasoline itu Premium, Pertalite, Pertamax, kurang lebih 7 ribu liter per hari untuk Kalimantan,” tambahnya. Anom memprediksi, jika kondisi sudah normal dari pandemi Covid-19, bisa dipastikan penggunaan bbm justru lebih dari normal. Hingga saat ini Pertamina masih terus menjaga pasokan BBM selama pandemi.

Baca Juga:Penderita Covid-19 Meningkat, Pemkot Balikpapan Berlakukan Jam Malam

Sebelumnya, akibat pembatasan aktivitas masyarakat, konsumsi BBM turun drastis. Tangka-tangki penampungan milik Pertamina penuh sehingga harus menghentikan operasi kilang.
Hal ini dilakukan karena tidak ada lagi tempat penampungan minyak hasil produksi. Pandemi membuat aktivitas masyarakat lebih banyak berada di rumah.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim Ence Ahmad Rafidin Rizal, pandemi ini seolah membuat bumi bisa bernafas sejenak. Pandemi membuat warga dipaksa untuk tetap berada di rumah sehingga konsumsi BBM menurun.

“Aktifitas masyarakat dalam penggunaan kendaraan bermotor yang menurun bisa dijadikan pembenaran telah terjadi penurunan emisi gas rumah kaca,” kata Ence. Menurutnya, dari sisi lingkungan, ada hikmah lain pandemi Covid-19 yakni langit menjadi lebih biru dan lapisan ozon kembali menebal.

(Fatahillah Awaluddin)

Kontributor : Awaluddin

Baca Juga:Waduh! Perempuan di Balikpapan Menghilang Usai Dinyatakan Positif Covid-19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini