Sementara itu, Kepala Produksi amplang Graha Indah, Maskien, menyebut disaat pandemi COVID-19 pihaknya tidak bisa lagi melakukan pengiriman rutin setiap minggunya keluar daerah.
“Biasanya rata-rata kami melakukan pengiriman dengan total produksi sebanyak 1 ton lebih amplang ke Pulau Jawa dan Bali bahkan ada juga ke Batam. sekarang tidak,”ujarnya.
Meski demikian, Faisal melanjutkan, berdasarkan penjelasan mereka secara berangsur-angsur ada peningkatan permintaan sedikit, semenjak diberlakukannya masa relaksasi di kota Samarinda. (Antara)
Baca Juga:Kuota Bantuan Hampir Penuh, 50 Ribu UMKM Bantul Masih Tunggu Verifikasi