Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terus Melonjak, Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 259 orang

Erick Tanjung Kamis, 22 Oktober 2020 | 19:48 WIB

Terus Melonjak, Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 259 orang
Ilustrasi Covid-19 (Foto: Antara)

"Tambahan kasus tertinggi terjadi di wilayah Kutai Kartanegara dengan jumlah 119 kasus, disusul Kutai Timur dengan 50 kauss dan Samarinda dengan 49 kasus," kata Andi.

SuaraKaltim.id - Provinsi Kalimantan Timur kembali terjadi ledakan kasus dengan adanya penambahan 259 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (22/10/2020).

Juru bicara satgas Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak menyampaikan akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kaltim sudah menembus angka 12.480 kasus.

"Tambahan kasus tertinggi terjadi di wilayah Kutai Kartanegara dengan jumlah 119 kasus, disusul Kutai Timur dengan 50 kauss dan Samarinda dengan 49 kasus," kata Andi Muhammad Ishak dalam keterangan pers secara virtual di Samarinda.

Andi menyebutkan tambahan kasus lainnya terjadi di wilayah Berau 4 kasus,Mahakam Ulu 1 kasus,Paser 14 kasus dan Balikpapan 22 kasus. Menurutnya, Kota Samarinda masih menyumbangkan kasus terbanyak untuk COVID-19 dengan jumlah 3.897 kasus, disusul Balikpapan dengan 3.648 kasus dan Kutai Kartanegara dengan 2.012 kasus.

Sedangkan tujuh kabupaten dan Kota lainnya di wilayah Kaltim jumlah kasus belum genap di angka seribu kasus.

Meski demikian, Andi menegaskan bahwa pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan terbanyak berada di Kutai Kartanegara dengan jumlah 838 orang, disusul Samarinda dengan 556 orang dan Balikpapan dengan 548 orang.

"Perkembangan kasus COVID-19 di wilayah Kaltim masih demikian mengkhawatirkan, dalam rilis harian penambahan kasus lebih dari 100 kasus, padahal beragam upaya telah dilakukan oleh tim satgas COVID baik di Provinsi maupun kabupaten dan Kota, tentunya kesadaran masyarakat dalam hal disiplin menerapkan protokol kesehatan juga dibutuhkan untuk memerangi penyebaran virus corona ini," ujarnya.

Andi menuturkan, tambahan pasien sembuh juga terus mengalami peningkatan drastis, saat ini terjadi penambahan sebanyak 197 kasus.

"Tambahan kasus sembuh tersebar di Berau 10 kasus,Kutai Barat 6 kasus,Kutai Kartanegara 27 kasus,Kutai Timur 38 kasus,Paser 7 kasus,Balikpapan 42 kasus dan Samarinda 67 kasus," jelasnya.

Sedangkan untuk pasien meninggal dilaporkan bertambah sebanyak 8 kasus yang kesemuanya terjadi di wilayah Samarinda.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait