Sudah 35 Ojol di Samarinda Jadi Korban Orderan Fiktif Polisi Gadungan

Pasalnya di Polsek Samarinda Kota tak ada satupun petugas yang bernama Wijaya.

Eko Faizin
Minggu, 25 Oktober 2020 | 19:37 WIB
Sudah 35 Ojol di Samarinda Jadi Korban Orderan Fiktif Polisi Gadungan
Ilustrasi ojek online. (Suara.com/Ema Rohimah)

Berselang 30 menit kemudian, seorang ojol bernama Dedi (38) juga datang ke Polsek Kota. Dia turut menjadi korban penipuan. Kantong plastik yang dijinjingnya pun serupa. Dua air mineral, minuman berenergi dan sebungkus makanan ringan. Bahkan Dedi telah dua kali membelikan pulsa. Masing-masing senilai Rp 100 ribu.

"Ada Rp 200 ribu saya rugi. Padahal ini buat modal keliling. Saya juga baru seminggu jadi ojol. Jadi nggak ngerti kalau di tipu," terang Dedi.

Lagi-lagi, nama customer yang menipu ojol inipun diketahui mengaku sebagai anggota polisi, bernama Wijaya yang bertugas di Polsek Samarinda Kota.

"Iya ngakunya (namanya) Wijaya juga. Tadi kata polisi ngga ada nama orang itu disini. Saya telepon ngga nyambung lagi, diblokir," ucapnya.

Sama yang akan dilakukan Soleh, Dedi yang mengaku baru sepekan belakangan menjadi driver ojol dengan jaket kuning ini pun rencananya akan melapor ke kantor perwakilan.

"Biar kantor yang mengatasi, kalau gini kita bisa rugi terus. Saya percayanya karena ngaku polisi disini (Polsek Samarinda Kota). Nanti mau melapor sama orang kantor," tukas Dedi.

Usut punya usut, dari informasi yang dihimpun, orderan fiktif dan penipuan ini sebenarnya bukan pertama kalinya terjadi. Dengan modus dan titik pengantaran serupa, setidaknya sudah ada 35 ojol berjaket kuning yang tertipu.

Hal itu terungkap setelah Soleh dan Dedi yang merupakan driver ojol dibawah satu naungan aplikasi sama, mengkonfirmasi kejadian itu ke kantor perwakilan mereka di Samarinda.

"Sudah 35 orang totalnya kalau digabungin sama kita kata kantor perwakilan," tambah Dedi.

Apa yang diungkapkan Dedi inipun sesuai data yang dimiliki media ini. Kasus penipuan melalui orderan fiktif juga dialami oleh seorang driver ojol berjaket kuning, tepatnya Senin (21/9/2020) lalu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini