Oknum Guru SLB di Berau Jadi Tersangka Pencabulan 5 Siswi Disabilitas

Pelaku diduga telah melakukan aksi bejat tersebut kepada 5 siswi.

Eko Faizin
Kamis, 07 Mei 2026 | 11:01 WIB
Oknum Guru SLB di Berau Jadi Tersangka Pencabulan 5 Siswi Disabilitas
Ilustrasi pencabulan. [Ist]
Baca 10 detik
  • Oknum guru SDLB di Berau menjadi tersangka pencabulan 5 siswinya.
  • Terungkapnya kasus itu bermula dari korban yang mengalami perubahan.
  • Dari hasil pemeriksaan, terdapat sejumlah korban yang beranjak remaja.

SuaraKaltim.id - Oknum guru Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di Kabupaten Berau menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap sejumlah siswinya.

Tim Resmob dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau menangkap pelaku di kediamannya kawasan Tanjung Redeb pada Selasa (5/5/2026) dini hari.

Kanit PPA Polres Berau, Iptu Siswanto menyebut, kasus ini terbongkar ketika salah satu orangtua korban, mendapati perubahan perilaku anaknya yang enggan sekolah dan takut ketika bertemu pelaku.

"Atas perubahan sikap itu, orangtua murid mencoba mencari tahu dan mengetahui ternyata anaknya pernah menjadi korban, dasar tersebut yang selanjutnya berujung laporan polisi," ujar Siswanto dikutip Kaltmtoday--jaringan Suara.com, Rabu (6/5/2026).

Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku diduga telah melakukan aksi bejat tersebut kepada 5 siswi yang seluruhnya merupakan penyandang disabilitas.

Iptu Siswanto menjelaskan, perlu ada pendekatan khusus tidak bisa dilakukan seperti halnya orang pada umumnya. Penanganan kasus PPA yang melibatkan korban disabilitas tersebut, tentu tidak mudah.

Sebab dari hasil pemeriksaan, terdapat sejumlah korban yang beranjak remaja, kisaran usianya 17 tahun. Namun karena keterbatasan, pola perilaku dan psikologis diakui, masih setara anak usia SD.

Hambatan komunikasi juga menjadi tantangan bagi penyidik karena para korban di antaranya merupakan penyandang tuna rungu dan tuna daksa.

Untuk mengatasi hal tersebut, Polres Berau melibatkan penerjemah serta psikolog dari Tim Pelayanan dan Perlindungan (TP2) kabupaten setempat.

"Pendampingannya memerlukan pendekatan khusus, kita harus ikuti cara mereka, tidak bisa ditekan seperti korban yang normal," terang Siswanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini