Malang Nian! Hidup Sendiri di Gubuk, Kadir Tewas dengan Muka Penuh Belatung

Saat diperiksa pada Selasa siang (27/10/2020) sekitar pukul 12.00 WITA, pria yang kesehariannya berkebun itu sudah terbujur kaku. Bahkan wajahnya telah dipenuhi belatung.

Chandra Iswinarno
Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:34 WIB
Malang Nian! Hidup Sendiri di Gubuk, Kadir Tewas dengan Muka Penuh Belatung
Tim Inafis Polresta Samarinda saat mengevakuasi jasad pria yang diduga telah meninggal dunia selama sepekan. [Suara.com/Alisha Aditya]

SuaraKaltim.id - Kisah malang dirasakan almarhum Kadir yang ditemukan tewas di dalam sebuah gubuk yang berada di tepi Jalan Perintis 1, RT 30, Kelurahan Mugirejo, Sungai Pinang, Kota Samarinda.

Pria berusia 40 tahun itu hanya tinggal seorang diri di gubuk tersebut tidak menunjukan batang hidung sepekan lamanya. Namun, warga sekitar yang biasanya melihat Kadir pun penasaran. Terlebih ada bau tak sedap dari gubuk yang dihuninya.

Saat diperiksa pada Selasa siang (27/10/2020) sekitar pukul 12.00 WITA, pria yang kesehariannya berkebun itu sudah terbujur kaku. Bahkan wajahnya telah dipenuhi belatung.

"Warga yang periksa, terus lapor ke saya. Dia memang tinggal sendiri. Sebelumnya ada anaknya tapi sudah nggak sama dia. Sudah pisah juga sama istrinya, sekitar tiga tahun lalu," kata Ketua RT 30 Bambang Irsan.

Baca Juga:Mayat Cai Changpan Sudah Membusuk saat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sebelumnya Kadir sempat menghuni di sebuah rumah tak jauh dari gubuk tersebut. Di kawasan RT 32. Namun, setelah mahligai rumah tangganya hancur, dirinya menempati gubuk tersebut. Kadir diketahui sudah berapa lama ini ditinggal anak sendiri oleh anak istrinya.

"Sebelumnya warga saya. Datanya juga masih di RT saya. Tiga tahun sudah tinggal di gubuk itu. Rumahnya dijual setelah cerai dulu sempat di depo air tapi sudah nggak lagi karena sifat tempramennya," timpal Suprapto, Ketua RT 32.

Tim Inafis Polresta yang tiba di gubuk tersebut, langsung melakukan pemeriksaan. Jasad bapak beranak tiga itu langsung dievakusi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syahrani (AWS).

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang Iptu Fahrudi menduga korban telah meninggal selama sepekan terakhir. Diduga meninggal karena sakit.

Hal itu didukung dari keterangan warga sekitar yang menyatakan Kadir terlihat pucat beberapa minggu terakhir. Dan, tidak ditemukannya tanda kekerasan pada pemeriksaan awal.

Baca Juga:Tinggalkan Sandal Berlumur Darah, Mayat Lelaki Ditemukan Membusuk di Tebing

"Tapi pastinya, kami masih tunggu hasil visum. Kami juga mencoba menghubungi keluarganya," katanya.

Kontributor : Alisha Aditya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini