alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Namanya Dicatut di Karangan Bunga untuk Pangdam Jaya, Ini Klarifikasi KHI

Fitri Asta Pramesti Senin, 30 November 2020 | 14:04 WIB

Namanya Dicatut di Karangan Bunga untuk Pangdam Jaya, Ini Klarifikasi KHI
Postingan klarifikasi KHI soal pencatutan nama di karangan bunga untuk Pangdam Jaya. (Instagram/komunitashistoria)

Karangan bunga itu berisi dukungan terhadap Pangdam Jaya untuk menindak tegas organisasi yang menganggu tanah air

SuaraKaltim.id - Komunitas Historia Indonesia (KHI) melayangkan klarifikasi usai namanya tercantum dalam sebuah karangan bunga yang ditujukan untuk Pangdam Jaya.

Melalui akun instagram (@komuitashistoria) menegaskan pihaknya tak akan melakukan tindakan apa pun yang bermuataan politik.

Ratusan karangan bunga nangkring di Markas Kodam Jayakarta pekan lalu, buntut dari penurunan baliho Habib Rizieq Shihab oleh TNI.

Karangan-karangan bunga tersebut berisi kata-kata dukungan, ucapan terima kasih, dan simpati dari pengirimnya.

Baca Juga: Penampakan Karangan Bunga Doa untuk Habib Rizieq di RS Ummi Bogor

Dalam foto yang diunggah KHI, karangan bunga berwarna biru merah itu bertuliskan dukungan terhadap Pangdam Jaya untuk menindak tegas organisasi yang menganggu tanah air.

Postingan klarifikasi KHI soal pencatutan nama di karangan bunga untuk Pangdam Jaya. (Instagram/komunitashistoria)
Postingan klarifikasi KHI soal pencatutan nama di karangan bunga untuk Pangdam Jaya. (Instagram/komunitashistoria)

"Jangan biarkan bibit pemecah belah bangsa semakin menggila. Maju terus Pangdam Jaya," tulis kalimat dalam karangan bunga itu.

Di bagian bawah, nampak nama Komunitas Historia Indonesia, ditulis dalam huruf kapital.

Terkait hal ini, KHI menyatakan pihaknya sama sekali tak pernah mengirimkan karangan bunga ke Makodam Jaya.

"Kami menginformasikan kepada seluruh anggota dan masyarakat di seluruh Indonesia, bahwa organisasi KHI tidak pernah mengirimkan karangan bungan ke Makodam Jaya di Jakarta Timur, seperti yang tampak pada foto atas," tulis KHI dalam caption dikutip pada Senin (30/11/2020).

Baca Juga: Gatot soal Baliho Rizieq: Pangdam Tak Salah Jika Ada Perintah dari Atasan

"Kami mengutuk pencatutan nama itu, dan meminta kepada siapapun yang melakukannya agar segera meminta maaf/mengklarifikasinya dengan menghubungi sekretariat KHI di 0818-0807-3636 dan email info@komunitashistoria.com," sambungnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait