facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Juliari Diciduk KPK, Video Alasan Gus Dur Pernah Bubarkan Kemensos Disorot

Fitri Asta Pramesti | Hadi Mulyono Minggu, 06 Desember 2020 | 19:26 WIB

Juliari Diciduk KPK, Video Alasan Gus Dur Pernah Bubarkan Kemensos Disorot
Almarhum Presiden Republik Indonesia ke-4, KH. Abdurrahman Wahid, atau yang akrab disapa Gus Dur. [Twitter@tsamaraDKI]

Rekaman video yang diambil beberapa tahun silam itu akhirnya viral kembali usai Mensos Juliari Batubara tertangkap KPK belum lama ini

SuaraKaltim.id - Ditetapkannya Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana bantuan sosial Covid-19, membuat alasan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur saat membubarkan Kemensos kembali disorot. 

Saat menjadi presiden, Gus Dur yang baru satu bulan menjabat, membubarkan Departemen Sosial (sebelum berubah nama menjadi Kemensos)

Video yang berisi Gus Dur mengungkap alasannya membubarkan Kemensos saat itu pun lalu lalang di media sosial dan mencuri perhatian warganet. 

Saat itu kebijakan perampingan birokrasi pemerintahan tersebut menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat karena Departemen Sosial berfungsi untuk menaungi rakyat yang terpinggirkan.

Baca Juga: Penyuap Mensos Juliari di KPK: Tolong, Saya Bukan yang Kena OTT

Meski menuai protes dari banyak kalangan, lembaga tersebut tetap dibubarkan Gus Dur sampai tokoh NU ini akhirnya mengungkapkan alasannya membubarkan Depsos.

Alasan Gus Dur bubarkan Depsos. (Facebook/KH. Abdurrahman Wahid)
Alasan Gus Dur bubarkan Depsos. (Facebook/KH. Abdurrahman Wahid)

Pernyataannya terungkap dalam acara Kick Andy yang tayang di Metro TV setelah beberapa tahun Gus Dur dilengserkan dari jabatannya sebagai presiden.

"Satu yang masih menjadi perdebatan sampai sekarang adalah ketika Gus Dur membubarkan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan. Kalau Departemen Sosial dulu, apa alasan persisnya sementara banyak orang terlantar harus diayomi oleh departemen itu," tanya Andy F. Noya yang memandu acara Kick Andy dikutip Suara.com, Minggu (06/12/2020).

"Karena departemen itu yang mestinya mengayomi rakyat ternyata korupsinya gede-gedean, sampai hari ini!" jawab Gus Dur tegas.

Ketika ditanya Andy bahwa membunuh tikus tidak harus membakar lumbungnya, Gus Dur mengakui hal itu memang benar. Akan tetapi, menurut Gus Dur, tikus sebagai perumpamaan koruptor telah menguasai lumbung.

Baca Juga: Tersandung Korupsi Bansos Covid-19, Video Mensos Juliari Bagi Sembako Viral

"Memang, tapi karena tikusnya sudah menguasai lumbung," ujar Gus Dur disambut dengan tepuk tangan penonton Kick Andy.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait