Jelang Simulasi PTM, Ribuan Guru di Balikpapan Jalani Rapid Test

Jelang dilangsungkannya simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) tanggal 14 sampai 17 Desember 2020, ribuan guru di Balikpapan menjalani rapid test.

Chandra Iswinarno
Kamis, 10 Desember 2020 | 17:45 WIB
Jelang Simulasi PTM, Ribuan Guru di Balikpapan Jalani Rapid Test
Salah satu guru menjalani rapid test di Kantor Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Kamis (10/12/2020). [Suara.com/Tuntun Siallagan]

"Hasilnya nanti sebagai bahan evaluasi. Apakah enam syarat yang ditetapkan kementerian berjalan dengan baik, begitu juga apakah gugus tugas di sekolah berjalan lancar. Tapi yang penting adalah peran orang tua saat mempersiapkan anak didik," katanya.

Karena menurutnya, kunci utama simulasi ini berhasil jika dimulai dari saat anak berangkat dari rumah. Orang tua harus membekali makanan, masker dan cadangan masker, serta anak diantar orang tua dan dijemput dari sekolah. Kalaupun orang tua menggunakan jasa antar jemput, penumpangnya tidak lebih dari empat orang.

"Semuanya nanti kesanggupan orang tua dibuat semacam perjanjian. Sekolah dan orangtua menandatangani semacam fakta integritas yang menyatakan mampu memenuhi syarat-syarat protokol kesehatan di era new norma ini. PTM ini 'kan tidak wajib tapi boleh, jadi kalau orang tua berkenan, harus ikut atur," pungkas Muhaimin.

Diketahui, sebelum simulasi PTM dilangsungkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan sudah terlebih dahulu memberikan angket kepada orang tua tentang tanggapan pembelajaran tatap muka. Dari 85 ribu angket yang disebar, lebih 80 persen menyetujui dilakukan PTM bagi murid SD. Sedangkan untuk pelajar SMP, orang tua yang setuju mencapai 79, 30 persen.

Kontributor : Tuntun Siallagan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini