Pemkot Balikpapan Pertimbangkan Penerapan PPKM Seperti di Jawa-Bali

Pemkot Balikpapan sedang pertimbangkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Chandra Iswinarno
Selasa, 12 Januari 2021 | 16:05 WIB
Pemkot Balikpapan Pertimbangkan Penerapan PPKM Seperti di Jawa-Bali
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi meninjau pelaksanaan simulasi belajar tatap muka. [Inibalikpapan.com]

SuaraKaltim.id - Akibat tingginya penularan Covid-19 di Kota Balikpapan, sejumlah rumah sakit rujukan untuk pasien Virus Corona kita sudah over kapasitas atau kelebihan daya tampung. Lantaran itu, Pemkot Balikpapan sedang pertimbangkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Ketua Satgas Covid-19 Balikpapan, yang juga Wali Kota setempat, Rizal Effendi bahkan mempertimbangkan, penerapan PPKM mengacu pada yang diterapkan di Jawa dan Bali.

“Karena ini kita perlu melakukan langkah-langkah terutama pembatasan. Tapi dalam satu dua hari ini akan kita umumkan, masih dalam pembahasan,” ujarnya seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com pada Selasa (12/1/2021).

Untuk diketahui, dalam laporan terbaru Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan menyebutkan, ada penambahan 115 kasus positif baru dengan dua kasus kematian. Pun pasien yang dirawat di rumah sakit pun kini terus bertambah.

Baca Juga:Kasus Harian Covid-19 Balikpapan, Selasa 12 Januari Tambah 115 Pasien Baru

Rizal mengatakan, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit telah melebih kapasitas atau sudah diatas 100 persen ketersediaan tempat tidur isolasi.

“Yang perlu kita waspadai jumlah kapasitas rumah sakit sudah diatas 100 persen. Sekarang yang terisi di rumah sakit 385 orang ini sudah melebih kapasitas untuk tempat tidur Covid-19,” ujarnya.

Lantaran itu, masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan karena kapasitas ruang isolasi yang telah penuh.

“Karena itu kita perlu waspada betul perkembangan ini sudah melampaui batas rumah sakit,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, selain dirawat di rumah sakit rujukan, ada ratusan pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri dan dirawat di tempat yang telah disediakan di luar rumah sakit rujukan.

Baca Juga:Protokol Kesehatan Masuk dalam Revisi Perda Kota Balikpapan tentang Tibum

“Saat ini yang isolasi mandiri ada 820 kasus, 73 kasus di Embarkasi Haji dan sudah 297 orang meninggal dunia.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini