"Menurut saya tidak masalah asal jangan penutupan total. Setidaknya orang yang beli tapi makan di rumah, jangan dibatasi. Kemudian kalau ada yang makan di tempat, diperbolehkan juga tapi dengan catatan hanya 50 persen saja. Artinya kami akan tetap menerapkan protokol kesehatan," ujarnya saat ditemui.
Diketahui, beberapa waktu yang lalu, Pemkot Balikpapan sempat melakukan pembatasan seperti penutupan tempat wisata, tempat hiburan malam, dan pusat perbelanjaan.
Tak hanya itu, beberapa jalan protokol juga diberlakukan dengan sistem buka tutup pada jam tertentu untuk membatasi kerumunan. Pekerja kantoran juga disarankan menerapkan work from home (WFH).
Begitu juga di setiap RT diberlakukan sebagai kampung siaga Covid-19 yang membatasi aktivitas keluar masuk warga. Pun saat masuk pemukiman dilakukan pengecekan suhu tubuh serta protokol kesehatan lainnya.
Baca Juga:Mulai Jumat Dini Hari Nanti, Balikpapan Berlakukan PPKM
Kontributor : Tuntun Siallagan