alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warna Cantik Ikan Cupang Jadi Bisnis Menguntungkan di Tengah Pandemi

Muhammad Yunus Sabtu, 23 Januari 2021 | 11:25 WIB

Warna Cantik Ikan Cupang Jadi Bisnis Menguntungkan di Tengah Pandemi
Ikan Cupang (Shutterstock)

Pandemi memberikan banyak peluang usaha bagi sekelompok orang

SuaraKaltim.id - Pandemi memberikan banyak peluang usaha bagi sekelompok orang. Salah satunya untuk yang suka memelihara binatang atau tumbuhan.

Bisnis ini cenderung ramai. Saat masyarakat diminta lebih banyak beraktivitas di rumah.

Sejak pandemi, bisnis ikan cupang makin populer dan jamak digemari masyarakat.

Perpaduan warna yang berada pada sisik dan ekor Betta Splendens membuat banyak masyarakat merasa tertarik untuk memilikinya.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 dan Pengembangan Kreativitas Musisi Indonesia

Selain itu memelihara ikan cupang dinilai dapat mengusir rasa bosan selama bekerja di rumah.

Tingginya permintaan di pasaran membuat seorang pemuda asal Kabupaten Madiun selalu menerima banyak pesanan ikan cupang.

Ikan Cupang yang dijajakan penjualnya. [Dok Pribadi]
Ikan Cupang yang dijajakan penjualnya. [Dok Pribadi]

Arnovian Pratikna seorang pria yang memiliki hobby mengoleksi ikan cupang mengatakan, dirinya tidak mengira bahwa kegiatan yang disukai dapat menghasilkan keuntungan yang besar bahkan sampai empat puluh juta rupiah setiap bulannya.

“Awalnya saya memang hobby mengoleksi ikan cupang berbagai jenis, hingga di masa pandemi ini banyak sekali peminatnya. Saya dalam satu bulannya mampu meraup keuntungan sekitar empat puluh juta ya,” katanya kepada suaraindonesia.co.id -- jaringan suara.com, Jumat (8/1/2021)

Dirinya menambahkan untuk pemasaran ikan cupang ijuga dilakukan melalui media sosial. Sementara harganya berkisar mulai 25 ribu rupiah hingga 7,5 juta rupiah setiap ekornya.

Baca Juga: Lewat Cara Ini, UMKM Bisa Raup Cuan Banyak saat Pandemi Corona

“Kalau pemasarannya kita lakukan secara langsung dan melalui media sosial juga. Untuk harga macam-macam ya ada yang dari 25 ribu sa,pai 7,5 juta satu ekor,” pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait