Pedas Betul Harga Cabai di Balikpapan, Meroket Tajam Hingga 100 Persen

Harga cabai di Kota Balikpapan kembali melonjak tajam. Kenaikan harga cabai di Kota Minyak itu bahkan tembus hingga Rp 70 ribu per kilogramnya atau naik 100 persen.

Chandra Iswinarno
Senin, 01 Februari 2021 | 11:44 WIB
Pedas Betul Harga Cabai di Balikpapan, Meroket Tajam Hingga 100 Persen
Ilustrasi Cabai. Harga cabai di Kota Balikpapan naik 100 persen, kini dijual Rp 70 ribu per kilogram. (Foto ANTARA/Hery Sidik)

SuaraKaltim.id - Harga cabai di Kota Balikpapan kembali melonjak tajam. Kenaikan harga cabai di Kota Minyak itu bahkan tembus hingga Rp 70 ribu per kilogramnya atau naik 100 persen. Jelas, harga tersebut jauh dari harga normal yang biasanya dijual Rp 35 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai yang menjulang ini disebut-sebut karena faktor cuaca yang ekstrim. Akibatnya, panen "si pedas" berkurang, sementara biaya produksi meningkat dan berdampak pada kenaikan harga cabai.

“Kalau normalnya harga cabai itu diangka Rp 35 ribu per kilogram,” ujar Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan Heria Prisni kepada media seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com, Senin (1/02/2021).

Heria mengemukakan, kebutuhan cabai seharusnya mencukupi dari hasil panen petani di Kota Balikpapan. Namun karena Kota Balikpapan merupakan kota transit, menyebabkan banyak pasokan yang masuk Kota Balikpapan terdistribusi ke luar daerah.

Baca Juga:Waduh! Harga Cabai di Medan Naik Sampai Rp 80.000 per Kg

“Sebenarnya yang terjadi cabai yang masuk ke kota Balikpapan malah banyak yang dikirim ke daerah-daerah disekitar kota Balikpapan seperti Samarinda dan Bontang,” katanya.

“Pada prinsipnya data kami cukup untuk cabe, paling kalau dibutuhkan hanya sekitar 15 persen didatangkan dari luar Balikpapan,” tuturnya.

Dia juga mengemukakan, penyebab cabai dari luar Balikpapan lebih banyak dipilih karena harganya lebih murah. Namun dari segi kualitas, cabai di Balikpapan lebih unggul dibandingkan dari luar daerah.

“Cabe kita yang paling segar dan bagus mutunya, karena memang cabe yang akan dipanen benar-benar untuk siap panen, coba bandingkan cabai asal Balikpapan dengan cabai yang dipanen dari luar, masukan ke kulkas, cabai kita tahan sampai 1 bulan, tapi kalau luar seminggu sudah busuk,” jelasnya.

Baca Juga:Manado Dilanda Banjir, Harga Cabai di Maluku Utara Melonjak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini