“Amarah Aldi memuncak sehingga murka dan membacok korban Sofi 1 kali pada bagian kepala sehingga korban langsung jatuh. Kemudian Aldi kembali membacok korban berulang kali sebanyak enam kali,” jelas Kapolres Sumba Timur.
Setelah korban tak berdaya, Aldi bergegas pergi meninggalkan Sofi. Saat itu, dia memilih ke kos milik Yerni di Kawasan Radamata, Waingapu. Di kos tersebut, Aldi bertemu rekannya Isto.
“Dengan bangga, Aldi menunjukkan parangnya yang bersimbah darah kepada Isto dan menceritakan kejadian pembunuhan tersebut serta masih sempat mengancam Isto agar tidak menceritakan kejadian pembunuhan tersebut kepada orang lain,” kata Handrio.
Akhirnya, Aldi pulang ke kamar kosnya di Radamata untuk istirahat.
Baca Juga:Pasutri Ditemukan Tewas di Kebun Tebu, Diduga Korban Begal
Tak perlu waktu lama bagi polisi untuk meringkus Aldi yang akhirnya ditangkap pada Kamis (18/2/2021) malam di Jalan Trikora Swembak, RT 10/RW 03, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Saat ditangkap, pelaku berusaha melarikan diri sambil memegang benda tajam.