Rp 25 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Balikpapan

Pada 2020 lalu, petugas kesehatan di Kota Balikpapan saja yang mendapat bantuan insentif dari Kementerian Kesehatan yang nilainya sekitar Rp 12 miliar.

Sapri Maulana
Minggu, 14 Maret 2021 | 15:00 WIB
Rp 25 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Balikpapan
Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty. [Inibalikpapan.com]

SuaraKaltim.id - Dinas Keshatan Kota (DKK) Balikpapan menerima anggaran Rp 25 miliar untuk penanganan Covid-19.

Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, pada tahun 2020 lalu penanganan covid-19 masih mendapat bantuan refocusing dari biaya tak terduga (BTT) dari APBD, maka untuk tahun ini penanganan covid mulai dimasukan ke APBD yang kemudian disalurkan melalui Dana Pelaksanaan Anggaran (DPA) ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Di 2021 ini DKK mendapat Rp 25 miliar untuk setahun khusus untuk penanganan covid-19 di Balikpapan,” kata Andi Sri Juliarty, dilansir dari Inibalikpapan.com, jaringan Suara.com

Rp 25 miliar tersebut akan digunakan untuk promosi, pengadaan masker, pembelian obat, pembelian APD untuk seluruh petugas kesehatan selama setahun.

Baca Juga:Cegah Virus Corona, CDC Buat Panduan Baru untuk Tempat Penitipan Anak

“Kemudian untuk honor petugas, termasuk operasional dan konsumsi bagi mereka yang isolasi mandiri di Embarkasi,” jelas Andi Sri Juliarty.

Pada 2020 lalu, dari beberapa kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Timur, hanya petugas kesehatan di Kota Balikpapan saja yang mendapat bantuan insentif dari Kementerian Kesehatan yang nilainya sekitar Rp 12 miliar.

“Allhamdulilah Balikpapan dapat dana insentif bagi nakes, tapi jumlah tersebut dibagi kesemua nakes yang berhubungan dengan penanganan covid-19,” pungkasnya.

Prokes Harus Jadi Budaya

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan mengungkapkan, upaya untuk mencegah penularan covid-19 hanya melalui penerapan protocol kesehatan (prokes) 5M maupun vaksinasi.

Baca Juga:Menkes Budi Ungkap Alasan Indonesia Gagal Target 1 Juta Vaksinasi Per Hari

Sementara menjadikan prokes sebagai budaya di masyarakat sangat sulit. Karena masih banyak masyarakat yang justru abai dalam penerapan prokes. Sehingga ini yang menjadi pekerjaan berat bagi Satgas untuk terus sosialisasi.

“Jadi itu, kita ada pengalaman pernah turun banget terus akhirnya naik lagi ya, jadi memang menjadikan protocol kesehatan menjadi budaya yang harus benar-benar,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty pada Minggu (14/03/2021).

Karena kata dia, ketika masyarakat abai dalam prokes maka angka kasus positif akan kembali naik. Sehingga prokes, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, jauhi kerumunan dan batasi mobilisasi sangat penting.

“Karena kapan kita longgar terasa sekali. Naik lagi itu terasa banget. Bagaimana kita membuat protocol 5M ini menjadi budaya hidup kita,” tandasnya. 

Menurutnya, harusnya prokes menjadi kebiasaan masyarakat seperti telepon seluler yang selalu dibawa kemana-mana khususnya dalam aktivitas. “Kalau keluar gak pakai masker (seperti) sudah ada yang ketinggalan,” ujarnya.

Dia juga menilai penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro juga cukup efektif mencegah penularan dan menurunkan kasus positif. “Kebijakan mikro untuk saat ini sudah tepat (turunkan angka),” ujarnya.

Namun lanjutnya, setiap penanganan maupun pencegahan kasus penularan penyakit akan berbeda-beda. “Kan kita gak tahu virus tren baru, berubah karakter virusnya tentu pendekatan kita juga berubah,” ujarnya lagi,

Begitu juga soal varian baru B117,  Kepala Dinas Kesehatan itu menuturkan, penanganannya juga harus lebih cepat.” Karena karakter penularannya juga begitu cepat. B117 perbedaannya dikecepatannya, bukan ditingkat kematiannya itu sama,” jelasnya. 

Artinya kata dia, harus ada partisipasi masyarakat yang lebih aktif untuk mencegah penularan B117.

“Artinya B117 ini perlu perhatian bagi siapa, siapa yang bisa menahan kecepatan, yang bisa menahan kecepatan penularan itu siapa bukan teman-teman di rumah sakit,” tukasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini