alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Perahu Ces Tenggelam di Sungai Mahakam, Ari Hilang di Sekitar Ponton

Sapri Maulana Selasa, 20 April 2021 | 02:53 WIB

Perahu Ces Tenggelam di Sungai Mahakam, Ari Hilang di Sekitar Ponton
Tim Rescue Unit Siaga SAR Samarinda persiapan menuju lokasi pencairan korban yang dikabarkan hilang di Sungai Mahakam. [Dok. Basarnas Kaltim]

Pada saat hendak manuver balik ke arah ponton untuk menjemput saksi yang masih berada di atas ponton, tiba-tiba perahu ces tersebut masuk ke bawah ponton.

SuaraKaltim.id - Perahu Ces dikabarkan tenggelam di Sungai Mahakam, di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Senin (19/4/2021) malam.

Dari kejadian tersebut, Ari (40 tahun)dikabarkan hilang yang disaksikan saksi mata bernama Iwan (51 tahun).

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan atau Basarna Kaltim Kaltara menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 21.55 wita dari Polairud Polresta Samarinda.

Dari informasi tersebut, diketahui kapal klotok tenggelam sekitar pukul pukul 11.30 Wita

Baca Juga: Korban Tenggelam Belum Ditemukan, Warga Pessel Keluhkan Kinerja BPBD

Basarnas Kaltim menjelaskan, mulanya Iwan diajak oleh Ari untuk mencari besi di sekitar ponton atau disebut tanggar di lokasi kejadian.

Korban menjemput saksi menggunakan perahu klotok mengarah ke Pulau Buaya. Beberapa menit kemudian korban beserta saksi berhasil mengumpulkan tanggar tersebut dan dimasukan ke dalam karung. Kemudian korban menggunakan kapal kedua, yaitu perahu ces yang mengangkut hasil tanggar berjumlah 330 kilogram untuk dijual di Bantuas Pos Palaran.

“Pada saat hendak manuver balik ke arah ponton untuk menjemput saksi yang masih berada di atas ponton, tiba - tiba perahu ces tersebut masuk ke bawah ponton,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta, melalui keterangan tertulis yang disampaikan Kasie Ops, Octavianto.

“Namun korban sempat lebih dulu lompat ke sungai, saksi sempat mencari di sekitaran jatuhnya korban selama 2 jam pencarian, namun tidak ada tanda-tanda penemuan korban atau korban dinyatakan hilang. Pihak keluarga juga melakukan pencarian namun hasil masih nihil,”

Usai menerima informasi, Tim Rescue Unit Siaga SAR Samarinda mempersiapkan traanportasi dan peralatan SAR guna melaksanakan pencarian terhadap korban.

Baca Juga: Kapal 129 Kaki Terbalik di Louisiana, 6 Orang Selamat, Belasan Hilang

Alat digunakan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait