Bank Indonesia Paparkan Sejumlah Faktor Picu Inflasi di Balikpapan

Pada April 2021 kemarin, Kota Balikpapan mengalami inflasi sebesar 0,02% (mtm). Angka itu lebih rendah dibandingkan bulan Maret 2021 sebesar 0,16% (mtm).

Sapri Maulana
Selasa, 04 Mei 2021 | 04:40 WIB
Bank Indonesia Paparkan Sejumlah Faktor Picu Inflasi di Balikpapan
Ilustrasi Kota Balikpapan. Suasana Simpang lima Muara Rapak Kota Balikpapan. Menurut informasi, nantinya di kawasan tersebut akan dibangun jembatan layang sejauh 550 meter. [Inibalikpapan.com]

SuaraKaltim.id - Ada beberapa faktor situasional yang diperkirakan dapat berdampak pada angka inflasi. Yakni naiknya perimintaan kebutuhan bahan pokok saat Ramadhan dan jelang Idulftiri, seperti komoditas makanan dan minuman.

Daging ayam dan daging sapi diprediksi akan naik mendekati lebaran mendatang. Selain itu, pasokan ikan juga dipengaruhi cuaca yang dinilai kurang kondusif.

Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan terus bersinergi dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi.

“Terutama menjelang Idul Fitri di bulan Mei 2021 ini, serta memperkuat koordinasi guna menjaga inflasi tetap rendah dan stabil menuju sasaran 3% + 1,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Sri Darmadi Sudibyo, Senin (3/5/2021), dilansir dari Inibalikpapan.com, media jaringan Suara.com.

Baca Juga:Libur Lebaran, Pemkot Balikpapan: Semua Obyek Wisata Tutup

Pada April 2021 kemarin, Kota Balikpapan mengalami inflasi sebesar 0,02% (mtm).  Angka itu lebih rendah dibandingkan bulan Maret 2021 sebesar 0,16% (mtm).

“Sementara secara tahunan, inflasi IHK Kota Balikpapan tercatat sebesar 0,57% (yoy), atau lebih rendah dibandingkan inflasi nasional (1,42%-yoy) maupun Kaltim (1,05%-yoy),” ujarnya.

Inflasi pada bulan laporan disebabkan oleh kenaikan harga pada kelompok transportasi dengan andil 0,02% (mtm), didorong kenaikan tarif angkutan udara sebagai dampak dari antisipasi masyarakat menjelang penutupan temporer moda transportasi pada 6 – 17 Mei 2021.

“Inflasi juga dialami oleh kelompok pakaian dan alas kaki dengan andil 0,01% (mtm), sejalan dengan naiknya permintaan menjelang hari raya Idul Fitri khususnya baju kaos berkerah pria,” ujarnya

Selain itu, inflasi juga dialami oleh kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga dengan andil 0,01% (mtm) yang disebabkan oleh naiknya harga komoditas keramik dan seng.

Baca Juga:Ikut Anjuran MUI, Pemkot Balikpapan Larang Salat Id di Lapangan

Di sisi lain lanjut dia, kelompok informasi, komunikasi dan jasa lainnya mengalami deflasi dengan andil -0,02% (mtm), yang dipengaruhi oleh menurunnya harga telepon seluler.

“Deflasi juga dialami oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya  (andil -0,01%/mtm) yang didorong oleh berlanjutnya penurunan harga emas perhiasan seiring dengan tren penurunan harga emas di pasar global,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini