alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jembatan Mahkota II Samarinda Berpeluang Dibuka Sebelum Lebaran

Sapri Maulana Jum'at, 07 Mei 2021 | 15:09 WIB

Jembatan Mahkota II Samarinda Berpeluang Dibuka Sebelum Lebaran
Lokasi abrasi di tepi Sungai Mahakam, di bawah Jembatan Mahkota II. [Presisi.co]

Jika pekan depan sudah ada hasil tersebut, maka kemungkinan sebelum lebaran Jembatan Mahkota II sudah dibuka.

SuaraKaltim.id - Jembatan Mahkota II Samarinda ditutup sejak 26 April lalu akibat abrasi di bagian bawah dekat tiang jembatan. Kabar baiknya, berpeluang dibuka kembali sebelum lebaran.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Samarinda Andi Harun. Di mana hasil survei sementara kondisi Jembatan Mahkota II disimpulkan dalam kategori aman.

Direktorat Jenderal Cipta Karya menyambangi Pemkot Samarinda pada Kamis 6 Mei 2021. Andi Harun menjelaskan mereka mendiskusikan proyek di sekitar Jembatan Mahkota II Samarinda, serta memperbarui perkembangan hasil penelitian teknis.

"Kami menunggu satu tahapan lagi. Yaitu hasil penyelidikan teknis dari Kementerian PUPR," ungkap Andi Harun, dilansir  Presisi.co, media jaringan Suara.com.

Baca Juga: Ivan Gunawan Ogah Dikirimi Hampers, Reaksi Fadil Jaidi Diketawain

Road barrier yang berukuran 500 kilogram digunakan menutup akses Jembatan Mahkota II dari sisi Sungai Kapih. [SuaraKaltim.id/Jifran]
Road barrier yang berukuran 500 kilogram digunakan menutup akses Jembatan Mahkota II dari sisi Sungai Kapih. [SuaraKaltim.id/Jifran]

Andi belum bisa membuat keputusan apakah membuka atau melanjutkan penutupan Jembatan Mahkota II Samarinda, sebelum hasil penyelidikan teknis dari Kementerian PUPR itu dikantonginya.

Jika pekan depan sudah ada hasil tersebut, maka kemungkinan sebelum lebaran Jembatan Mahkota II sudah dibuka.

"Tapi kalau belum, saya belum bisa membuat keputusan. Kami tidak bisa berspekulasi," pungkasnya.

Andi Harun menjelaskan, jembatan saat ini diindikasikan aman dalam artian pergeseran yang terjadi masih dalam batas toleransi. Atau dalam batas margin of error diasumsikan tidak ada pergeseran.

Beberapa hari lalu, Kementerian PUPR kembali mendatangkan alat seperti mikroskop untuk memeriksa kondisi jembatan secara detail. Semua indikasi semisal keretakan, atau asumsi lain yang muncul di sekitar insiden itu tengah dianalisa. Andi Harun terbuka pada opsi-opsi lain supaya hasil pemeriksaan ini semakin kuat.

Baca Juga: Dua Hari Larangan Mudik, 54 Kendaraan Diputar Balik di Gerbang Tol Bekasi

Sebelumnya, ada dua survei dengan hasil yang berbeda, maka telah dilakukan survei ulang. Hasil sementara terindikasi jembatan masih dalam posisi aman. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait