Kemudian, kedua pihak, Hamas dan Iran berkolaborasi selama lima tahun terakhir, dengan kemajuan pada adanya dukungan pendanaan dan intelijen.
Tak hanya itu, komandan senior dari kelompok Hamas diyakini telah melakukan kunjungan rutin ke Iran. Mereka diyakini telah menjalani pelatihan dalam produksi dan pengoperasian sistem senjata canggih. Kunjungan tersebut juga mencakup pemeriksaan fasilitas produksi roket yang dikendalikan oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC).