facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemkab Kukar Dirikan Tenda Darurat di RSUD AM Parikesit untuk Antisipasi Pasien Covid-19

Chandra Iswinarno Senin, 12 Juli 2021 | 21:17 WIB

Pemkab Kukar Dirikan Tenda Darurat di RSUD AM Parikesit untuk Antisipasi Pasien Covid-19
Tenda darurat di RSUD AM Parikesit Kukar untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19. [Presisi.co/Naldi]

Antisipasi terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Kukar, dinas kesehatan (dinkes) setempat menyiapkan tenda darurat yang dilengkapi velbed di RSUD AM Parikesit.

SuaraKaltim.id - Antisipasi terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar), dinas kesehatan (dinkes) setempat menyiapkan tenda darurat yang dilengkapi velbed di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit, Tenggarong Seberang.

Hal itu dilakukan seiring terbatasnya kapasitas ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) khusus Covid-19.

Sebab dalam seminggu terakhir, jumlah kasus Covid-19 di Kukar terus melonjak. Apalagi pasien positif Covid-19 yang bergejala dan membutuhkan perawatan intensif.

Kondisi tersebut ditambah dengan adanya antrean pasien di IGD yang penuh hingga halaman dekat IGD. Akhirnya, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, dinkes mendirikan tenda dan puluhan velbed.

Baca Juga: Pasutri di Sleman Meninggal Saat Isoman dan Antre Lama Pemulasaraan Jenazah

"Ini antisipasi saja, mudahan jangan sampai digunakan," ungkap Kadinkes Kukar Martina Yulianti seperti dilansir Presisi.co-jaringan Suara.com pada Senin (12/7/2021).

Selain velbed dan tenda, RSUD AM Parikesit juga menyiapkan kursi roda dan alat penunjang lainnya. Namun dia berharap, jika tambahan fasilitas tersebut tidak digunakan dan jumlah kasus baru tidak bertambah.

Dia mengingatkan, masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan ala Covid-19.

Lantaran kasus positif yang terus bertambah tiap harinya, dia pun mewanti-wanti jangan sampai fasilitas kesehatan di Kukar semakin dipenuhi pasien Covid-19 sehingga mengurangi kapasitas perawatan pasien non Covid-19.

"Terisi tidaknya tenda-tenda ini nanti akan sangat tergantung dari kesadaran dan peran kita semua untuk protokol kesehatan," katanya.

Baca Juga: RS Jiwa Ikut Kolaps! Pasien ODGJ yang Terpapar Covid Membludak hingga Antre di IGD

Untuk diketahui, saat ini kasus harian positif Covid-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara mencapai 179 kasus, kesembuhan 29 orang dan meninggal satu orang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait