Kasus Harian Covid-19 Kaltim Akhir Pekan Ini Melandai, Pasien Tambah 1.667 Orang

Kasus Harian Covid-19 yang terjadi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai melandai, meski angkanya amsih tergolong cukup tinggi.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 17 Juli 2021 | 19:04 WIB
Kasus Harian Covid-19 Kaltim Akhir Pekan Ini Melandai, Pasien Tambah 1.667 Orang
Ilustrasi Covid-19.(Freepik.com)

SuaraKaltim.id - Kasus Harian Covid-19 yang terjadi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai melandai, meski angkanya amsih tergolong cukup tinggi. Dari data yang dirilis Satgas Covid-19, ada 1.667 kasus baru Covid-19 di Benoa Etam.

Dibanding hari sebelumnya, Jumat (16/7/2021), kasus hari ini turun 57 kasus. 

Meski begitu, jumlah kasus tertinggi penyebarannya masih terjadi di Kota Balikpapan sebanyak 553 kasus.

Selain itu kasus dengan penularan di atas 100 orang masih terjadi di Kota Samarinda 206 kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 201 kasus, Kabupaten Kutai Timur 176 kasus, Kabupaten Kutai Barat 145 kasus, Kota Bontang 127 kasus, dan Kabupaten Berau 125 kasus. 

Baca Juga:Pecah Rekor Baru, Kasus Harian Covid-19 Kaltim 1.724 Kasus, Total Keseluruhan 93.383 Kasus

Sedangkan di Kabupaten Paser ada 65 kasus, Kabupaten Penajam Paser Utara 59 kasus, dan Kabupaten Mahakam Ulu 10 kasus.

Kemudian dilaporkan secara keseluruhan jumlah kasus aktif covid-19 atau pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri mencapai 13.967 orang .

Sedangkan untuk pasien Covid-19 yang berhasil sembuh secaara akumulasi ada 77.113 kasus dengan bertambahnya 669 pasien hari ini.

Daerah yang kesembuhan pasien Covid-19 paling banyak terjadi di Kota Balikpapan dengan 163 kasus. Disusul Kota Samarinda 140 kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 100 kasus, Kota Bontang 89 kasus, Kabupaten Kutai Timur 66 kasus, Kabupaten Berau 45 kasus, Kabupaten Paser 31 kasus.

Kemudian KabupatenPenajam Paser Utara 20 kasus,Kutai Barat 8 kasus, dan Mahakam Ulu 7 kasus.

Baca Juga:Pecah Rekor Baru! Kasus Covid-19 di Kaltim Bertambah 1.724 Orang

Sementara pasien yang meninggal dunia juga masih sangat tinggi, yakni 38 kasus. Dengan tambahan itu, maka jumlah apsien Covid-19 yang meninggal seluruhnya sejak awal Padnemi hingga kini 2.303 orang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini