alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kepala Dinas Kukar Tantang Warga yang Bilang Covid-19 Direkayasa Magang di Kamar Mayat

Chandra Iswinarno Rabu, 21 Juli 2021 | 20:36 WIB

Kepala Dinas Kukar Tantang Warga yang Bilang Covid-19 Direkayasa Magang di Kamar Mayat
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara Martina Yulianti. [Akun Facebook Martina Yulianti]

Emosi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kukar Martina Yulianti tampaknya tak terbendung karena masih banyaknya orang yang menganggap Covid-19 sebagai rekayasa.

SuaraKaltim.id - Emosi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Martina Yulianti tampaknya tak terbendung karena masih banyaknya orang yang menganggap Covid-19 sebagai rekayasa. Bahkan, dia menantang kepada siapa saja yang masih menyatakan Covid-19 adalah rekayasa untuk magang sehari di ruang jenazah.

Hal tersebut diungkapkan melalui akun Facebook pribadinya Martina Yulianti pada 18 Juli 2021 silam.

"Bencana ini NYATA..SANGAT NYATA… Saya tidak peduli dari mana awalnya virus corona, yang PASTI KORBAN TERUS BERJATUHAN DI DEPAN MATA KITA…banyak anak yang sudah menjadi yatim piatu, banyak keluarga yg telah kehilangan tulang punggung keluarganya," tulisnya seperti dikutip Suarakaltim.id pada Rabu (21/7/2021).

Dalam unggahan status Facebook-nya, kemudian dia menantang siapa saja yang tidak percaya Covid-19 nyata, untuk magang satu hari di UGD dan kamar jenazah.

Baca Juga: Tantangan untuk Para Covidiot Magang di IGD dan Kamar Jenazah

"JADI…jikalau ada yg masih memandang hal ini sesuatu yg di buat2, di rekayasa, mengandung modus…saya TANTANG KAMU untuk magang 1 hari di UGD COVID, 1 hari di RUANG JENAZAH."

Di akhir unggahannya, dia pun meminta kepada semua orang untuk berpikir supaya Covid-19 harus diwaspadai bersama.

"Please…klo anda pernah sekolah…jangan lah menjadi anggota klub COVIDIOT."

Unggahan di status Facebook pun langsung ramai dikomentari warganet. Ada beberapa warganet yang menanggapi tantangan tersebut di kolom komentar.

"Bagaimana cara menerima tantangan ini? dan ada rewardnya atau tidak? jika hanya sekedar untuk membuktikan ada tidaknya covid ya itu kurang kerjaan sekali... tapi jika ada reward dan beberapa syarat yg boleh di ajukan maka saya bersedia.. thx ," tulis akun Facebook Kristian S****n.

Baca Juga: Kiai Samian Hirup Nafas Pasien COVID-19 Dicibir Dokter: Para COVIDIOT Takabur

Senada dengan akun tersebut, ada yang kemudian menunggu undangan tersebut, seperti ditulis akun Achmad I******n

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait