alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Satpam Ini Uji Air Kran Pake Alat Swab, Hasilnya Positif Covid-19

Ronald Seger Prabowo Minggu, 25 Juli 2021 | 20:23 WIB

Viral Satpam Ini Uji Air Kran Pake Alat Swab, Hasilnya Positif Covid-19
Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan aksi satpam yang melakukan ujicoba alat swab Covid-19 dengan menggunakan air keran. [Instagram @smart.gram]

Kejadian tersebut diketahui dari unggahan video di akun instagram @smart.gram, Minggu (25/07/2021).

SuaraKaltim.id - Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan aksi satpam yang melakukan ujicoba alat swab Covid-19 dengan menggunakan air keran.

Kejadian tersebut diketahui dari unggahan video di akun instagram @smart.gram, Minggu (25/07/2021).

Dalam dua video yang dibagikan, awalnya seorang satpam ini sedang melakukan eksperimen dengan memasukkan air keran ke dalam alat swab Covid-19.

Diduga aksinya ini ingin mengetahui seberapa akurat alat swab tersebut dalam mendeteksi Covid-19 selama ini.

Baca Juga: Jokowi Peringatkan Kemungkinan Muncul Varian COVID-19 Lebih Menular

Satpam tersebut pun lantas mengambil sedikit sample air keran di sebuh kamar mandi. Lalu ia menuju meja, dimana disitu sudah disiapkan salah satu alat swab Covid-19.

"Kalau hasilnya positif berarti tukang alat bohong," ujar suara satpam yang terekam dalam video tersebut.

Kemudian satpam yang diketahui bernama Apad ini mulai menuangkan air kerannya ke dalam alat swab berwarna putih secara perlahan-lahan.

Setelah ditunggu beberapa menit, Apad mengaku kaget lantaran hasil alat swab Covid-19 menunjukkan positif. Lantas ia pun mengecam kepada para petugas selama ini dirinya merasa dibodohi

"Yah hasilnya positif, ternyata kita di bohongi oleh alat. Yang jual alat kampret, kurang ajar air keran kok hasilnya positif Covid-19," ungkapnya.

Baca Juga: Jokowi: Kemungkinan Dunia Akan Menghadapi Varian COVID-19 Lain yang Lebih Menular

Selain itu, Apad juga menyerukan kepada seluruh karyawan jangan mau lagi setiap seminggu untuk di swab Covid-19. Karena telah diketahui alat swab Covid-19 tersebut tidak akurat.

Baca Juga

Berita Terkait