alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Puan Maharani Minta Aparat Hindari Tindak Kekerasan Terhadap Masyarakat

Denada S Putri Jum'at, 30 Juli 2021 | 08:10 WIB

Puan Maharani Minta Aparat Hindari Tindak Kekerasan Terhadap Masyarakat
Ketua DPR RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Pesan Puan terhadap aparat, menangkan selalu hati rakyat Papua dan seluruh rakyat Indonesia.

SuaraKaltim.id - Ketua DPR RI, Dr. (H.C) Puan Maharani meminta aparat menghindari tindak kekerasan terhadap masyarakat. Terlebih dalam kondisi sulit seperti sekarang. Hal ini penting, untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap upaya penanggulangan Covid-19 yang sedang dilakukan pemerintah.

“Kekerasan saat penegakan PPKM saja tidak boleh terjadi, apalagi kekerasan oleh aparat negara terhadap masyarakat yang itu tidak berkaitan dengan tugas-tugasnya dan prioritas penanganan pandemi. Jelas hal tersebut sama sekali tidak bisa dibenarkan,” kata Puan, dalam keterangan resminya yang diperoleh Parlementaria, Kamis (28/07/2021).

Puan mengatakan, kekerasan aparat terhadap masyarakat, misalnya seperti yang terjadi di Kabupaten Merauke, Papua, baru-baru ini, seharusnya tidak perlu terjadi dengan alasan apapun.

“Di tengah Merauke yang sedang melaksanakan PPKM Level 4, aparat negara harusnya berupaya mendapat dukungan masyarakat agar pengawasan kebijakan pemerintah itu bisa efektif dilakukan,” tegasnya.

Baca Juga: Wakil Ketua DPR RI Sebut Penanganan Covid-19 di Indonesia Jauh Tertinggal dari Negara Lain

Politisi PDI-Perjuangan itu juga turut mengapresiasi langkah TNI AU, yang cepat merespons insiden itu dengan permintaan maaf secara publik lalu menindak dua oknum aparatnya.

“Dalam situasi yang sedang sulit seperti sekarang, sekecil apa pun tindakan yang kontraproduktif terhadap kebijakan pemerintah, dan berpotensi merusak kepercayaan rakyat, harus benar-benar dihindari,” kata Puan.

Puan melanjutkan, aparat sebagai ujung tombak pertahanan, keamanan, dan penegakan hukum seharusnya mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat.

"Tanpa situasi ini pun, kekerasan oleh aparat terhadap masyarakat sipil yang tidak membahayakan keamanan negara sama sekali tidak boleh dibenarkan,” sebut legislator dapil Jawa Tengah V itu.

Lebih jauh Puan menambahkan, stabilitas di Papua juga harus menjadi prioritas bagi setiap aparat yang bertugas di sana. Dengan banyak pekerjaan rumah, yang masih harus diselesaikan di Papua, jangan lagi ditambah dengan insiden-insiden yang tidak diperlukan seperti di Merauke.

Baca Juga: Wakil Ketua Komisi VI DPR RI: Negara tidak Boleh Kalah dengan Cukong

“Menangkan selalu hati rakyat Papua dan seluruh rakyat Indonesia. Kita semua harus fokus pada penanganan pandemi Covid-19, menjaga stabilitas negara dan juga kepercayaan rakyat kepada negara dan aparat-aparatnya. Arahkan energi bangsa ini ke sana,” pungkasnya.

Baca Juga

Berita Terkait