alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Klinik Pembuat PCR Palsu di Balikpapan Tak Mengantongi Izin Pelayanan

Denada S Putri Rabu, 04 Agustus 2021 | 13:40 WIB

Klinik Pembuat PCR Palsu di Balikpapan Tak Mengantongi Izin Pelayanan
Ilustrasi Swab PCR untuk Covid-19. [Istimewa]

Yang dikhawatirkan, ialah para pengguna surat palsu yang justru sedang dalam kondisi positif Covid-19, dan berpotensi besar menularkan kepada orang lain.

SuaraKaltim.id - Kekhawatiran Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak timbul. Lantaran, ada beberapa oknum di Balikpapan yang memalsukan surat polymerase chain reaction (PCR).

Selasa (3/8/2021) kemarin, beberapa oknum tersebut berhasil ditangkap di Kota Minyak. Para tersangka itu pun kini sedang menjalani proses hukum di Mapolresta Balikpapan.

 Irjen Pol Herry Rudolf Nahak menegaskan, tak akan memberikan toleransi terhadap siapapun yang melakukan hal tersebut.

"Saya perintahkan Polresta Balikpapan untuk proses tegas, yang bisa ditahan ya ditahan, supaya bisa jadi contoh," terangnya, Rabu (4/8/2021) yang disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com.

Baca Juga: Curiga Ada Penumpang Terbang Negatif Covid, Polisi Ungkap Kasus PCR Palsu di Bandara Halim

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi (bertopi) saat menggelar konferensi pers mengenai surat PCR palsu. [Presisi.co]
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi (bertopi) saat menggelar konferensi pers mengenai surat PCR palsu. [Presisi.co]

Hal lain yang dikhawatirkan, ialah para pengguna surat palsu yang justru sedang dalam kondisi positif Covid-19, dan berpotensi besar menularkan kepada orang lain.

Herry menyebut, pihak klinik sudah sangat keterlaluan. Karena berani melakukan pemalsuan ini. Klinik yang mengeluarkan surat palsu tersebut tidak mengantongi izin pelayanan.

"Ada klinik yang tak diberi izin tapi malah melayani PCR. Ini keterlaluan," tegasnya

Ia meminta, agar masyarakat memperhatikan fasilitas kesehatan (faskes) yang ditunjuk pemerintah untuk melayani pemeriksaan PCR dan tidak menemukan klinik lainnya yang turut memberikan surat pemeriksaan palsu.

"Sudah klinik resmi, masyarakat juga begitu. Jangan pakai yang palsu," tuturnya.

Baca Juga: Jual Surat PCR Palsu Rp600 Ribu, Begini Cara Komplotan Beraksi di Halim Perdanakusuma

Gubernur Isran Noor bersama dengan Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak. [Presisi.co]
Gubernur Isran Noor bersama dengan Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak. [Presisi.co]

Kejadian ini juga mendapatkan sorotan dari orang nomor satudi Kaltim. Isran Noor bahkan dengan tegas, meminta kepolisian untuk menindak para oknum yang memalsukan PCR.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait