Kehilangan 2 Fungsi Indra, Ini Tips Modifikasi Makanan Bagi Pasien Covid-19

Terganggunya indra penciuman dan pengecapan yang dialami 68-88 persen pasien Covid-19 bisa menurunkan nafsu makan mereka.

Denada S Putri
Rabu, 18 Agustus 2021 | 19:43 WIB
Kehilangan 2 Fungsi Indra, Ini Tips Modifikasi Makanan Bagi Pasien Covid-19
Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)

SuaraKaltim.id - Kekurangan gizi karena tak berselera makan rentan terjadi pada pasien Covid-19. Dua indra yang kehilangan fungsi, yakni penciupan dan pengecapan, menjadi alasan terjadinya kasus tersebut.

Memodifikasi kebutuhan makan perlu dilakukan para pasien Covid-19. Seperti memperbanyak makanan yang berbahan lembut ataupun cair.

"Di panduan gizi klinis disebutkan akan mudah ketika seseorang terkena Covid-19, konsumsi makanan yang soft atau liquid," ujar dokter spesialis gizi klinik dari PPSI Ilmu Gizi Klinik Universitas Indonesia, dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, disadur dari Suara.com, Rabu (18/8/2021).

Dia mencontohkan, seperti makan oat dengan menambahkan susu rendah lemak, mentega kacang dan juga pisang.

Baca Juga:Satgas Sebut 7.032 Pasien Covid-19 di Bangka Dinyatakan Sembuh

"Yang akhirnya bisa makan whole grain, protein, folat dan B6 dari pisang sehingga mikronutrien juga akan lebih lengkap," kata Juwalita.

Ilustrasi lidah sebagai indra pengecapan. [Istimewa]
Ilustrasi lidah sebagai indra pengecapan. [Istimewa]

Opsional lain yang dia berikan ialah, bubur kacang hijau tanpa santan. Makanan ini kaya akan magnesium, serat, protein, folat, dan B6.

Lebih lanjut, terkait kebutuhan vitamin dan mikronutrisi lain dari sayuran dan buah, pasien juga bisa memilih membuatnya seperti jus. Asal perlu dipastikan bahan yang digunakan segar dan membuatnya tanpa pemanis tambahan, seperti gula.

Dia pun membenarkan, terganggunya indra penciuman dan pengecapan yang dialami 68-88 persen pasien Covid-19 bisa menurunkan nafsu makan mereka.

Kondisi ini berpotensi menyebabkan malnutrisi dan menghambat penyembuhan pasien. Oleh karena itu, memodifikasi makanan agar bisa dikonsumsi tapi tetap bernutrisi.

Baca Juga:Mendagri Tegur Wali Kota Padangsidimpuan Terkait Insentif Nakes

"Memang tantangannya makan, walau gejala mereka (pasien) ringan. Artinya mencukupi kebutuhan nutrisi, tidak asal makan saja," tutur Juwalita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini