Menurut pemimpin Benua Etam ini, akses itu kelak akan meningkatkan mobilitas masyarakat dari Kota Balikpapan dan Samarinda ke arah IKN.
"Kalau dukungan pemerintah daerah pasti sudah kami lakukan kepada masyarakat bersama-sama. Kawasan ini adalah kawasan hutan dan lahan negara, jadi tidak ada masalah dengan lahan," tandasnya.