Nama Latatika sendiri berasal dari bahasa daerah Suku Dayak Paser. Lati yang berarti hutan dan taka yang artinya kita. Jika digabungkan menjadi 'hutan kita'.
Hingga kini, produk herbal tersebut mempekerjakan pemuda dan pemudi asli Kalimantan. Sekaligus sebagai upaya menggerakkan ekonomi di sekitar rumah produksi.
Tak hanya itu, produk herbal ini juga mendukung pelestarian hutan adat di kawasan Long Gelang Kabupaten Paser. Serta pendidikan bagi anak-anak Dayak yang kurang mampu.
Baca Juga:Kasus Covid-19 Kaltim Dibawah Angka 1.000, 2 Kota Tidak Menyumbangkan Kasus Meninggal