alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tega, 3 Ekor Anjing Mati Diberi Racun Potas

Denada S Putri Rabu, 15 September 2021 | 16:37 WIB

Tega, 3 Ekor Anjing Mati Diberi Racun Potas
Ilustrasi racun potas. [Istimewa]

Pelaku yang dijuluki Botol, langsung dikeroyok massa usai dirinya diketahui sebagai pelaku pemberi racun potas kepada 3 ekor anjing malang itu.

SuaraKaltim.id - Seorang pria diduga membunuh tiga ekor anjing dengan cara memberikan racun. Pria tersebut bernama Boby Nalle alias Botol (34).

Melansir dari Suara.com, peristiwa itu terjadi di Jalan Swakarya, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Rabu (15/9/2021). Aksi itu dilakukan pelaku lantaran ia ingin mencuri tiga hewan tersebut.

Ia diduga memberikan racun potas pada tiga anjing itu. Saat ditemukan, tiga ekor anjing tersebut sudah dalam kondisi mati.

Ternyata aksi Boby ini tak sekali saja. Dirinya sudah beberapa kali melakukan aksi tersebut di sekitar Kota Kupang.

Baca Juga: Cegah Penjualan Daging Anjing, Pemkot Jakbar Awasi Pedagang Daging di Pasar

Terkuaknya kasus ini ketika salah satu korbannya, Shanny Valentin Koamesah (32) mendapatkan laporan dari salah satu tetangganya bahwa ada seekor anjing mati di halaman depan rumahnya.

Wanita yang berprofesi sebagai seorang pengacara ini pun keluar dari rumah dan memastikan kira-kira anjing milik siapa yang mat di halaman rumahnya.

Ternyata anjing tersebut milik tetangganya. Ketika dia ingin memberitahukan kabar itu pada tetangga pemilik anjing yang mati tersebut, dirinya terkejut karena salah satu anjing miliknya juga ikut mati akibat diracun.

Anjing miliknya juga ditemukan di depan rumahnya. Total ada 3 ekor anjing mati secara bersamaan di depan rumah Shanny

Terduga pelaku pun menjadi sasaran amuk warga sekitar usai diketahui sebagai pelaku yang membunuh anjing-anjing peliharaan itu. Usai babak belur diamuk massa, terduga pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Oebobo untuk diproses hukum lebih lanjut.

Baca Juga: Marak Daging Anjing di Pasar Jaya, Pakar Soroti Jajaran DKPKP DKI Jakarta

Kapolsek Oebobo AKP Magdalena G Mere, mengakui kalau pelaku sudah ditangkap dan kini sudah ditahan di Polsek Oebobo.

“Benar, yang diduga pelaku sudah diamankan. Kami masih periksa saksi-saksi,” ujar Kapolsek Oebobo saat dikonfirmasi, Rabu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait