"Karena kemasannya kurang menarik, coba kalau fasilitas lengkap, jangankan (warga) Samarinda turis-turis pun berdatangan,” sindirnya.
Dia menyoroti, Dinas Pariwisata (Dispar) Samarinda menurutnya masih lemah dalam melakukan sosialisasi kepada provinsi lain. Bahkan negara-negara lain untuk berkunjung ke Kota Tepian.
“Padahal ada anggaran, teknologi sudah maju, tapi mereka tidak memanfaatkan secara baik. Harusnya mereka bisa membentuk agen-agen promosi pariwisata,” katanya.
Jika promosi potensi pariwisata di Samarinda ini berjalan, diyakini Novi, pihak investor akan melirik untuk membangun fasilitas pariwisata di Samarinda, khususnya Sungai Mahakam.
Baca Juga:Dispar DIY Dapat Kuota 5 Destinasi Wisata yang Bakal Susul Uji Coba Pembukaan
“Kami berharap, Pemkot Samarinda menfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan PAD. Jadi jangan mengandalkan disektor industri saja,” tutupnya.