Vaksinasi Covid-19 di Negara Miskin Penting Dilakukan, Ini Alasannya

Mereka mengatakan,pandemi Covid-19 tak akan bisa berakhir jika...

Denada S Putri
Jum'at, 08 Oktober 2021 | 19:39 WIB
Vaksinasi Covid-19 di Negara Miskin Penting Dilakukan, Ini Alasannya
Ilustrasi vaksinasi. [Istimewa]

SuaraKaltim.id - Vaksinasi Covid-19 di negara miskin sangat penting dilakukan, khususnya untuk mempersiapkan diri mengubah pandemi menjadi endemi, Hal ini disampaikan dua peneliti vaksin terkemuka, Dame Sarah Gilbert, salah satu pengembang AstraZeneca, dan Richard Hatchett, kepala Koalisi Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi.

Mereka mengatakan, pandemi Covid-19 tak akan bisa berakhir jika upaya kuat untuk memvaksinasi masyarakat yang tinggal di negara miskin tak ada.

Mereka menganalisis dan diterbitkan di jurnal Science Translational Medicine, tercatat akhir bulan lalu sebanyak 41,5% populasi dunia sudah divaksinasi, setidaknya satu dosis. Namun, di negara miskin, presentasenya hanya 1,9%.

Medical Xpress melaporkan, peneliti mencatat perbedaan menjadi sangat jelas ketika melihat tingkat vaksinasi Covid-19 di beberapa negara terkaya tinggi dibandingkan negara-negara termiskin.

Baca Juga:Dukung Pemberian Vaksin Gratis Warga Solo, PMS Gandeng iDexpress

Distribusi vaksin Covid-19 yang tidak adil seperti itu dapat memperpanjang pandemi serta membahayakan nyawa jutaan orang di negara-negara miskin.

Semakin lama pandemi berlangsung, semakin banyak kesempatan virus corona untuk bermutasi dan memunculkan banyak varian lain. Bisa saja membuat vaksin tidak berguna atau virus menjadi lebih mematikan.

Mereka mencatat cara mudahnya adalah dengan membuat vaksin dalam jumlah banyak daripada harus membawa vaksin ke daerah terpencil.

"Hanya mengirimkan miliaran dosis vaksin Covid-19 ke pemerintah negara miskin tidak akan menjamin masyarakatnya menerima hal itu," kata penulis studi, dikutip dari Suara.com, Jumat (8/10/2021).

Banyak negara miskin tidak memiliki sistem atau infrastruktur perawatan kesehatan yang memungkinkan pengiriman vaksin. Ada juga wilayah yang kekurangan penyedia layanan kesehatan yang tahu cara memberi vaksin.

Baca Juga:Kasus Positif Covid-19 di Arena PON Papua Bertambah Jadi 57 Orang

"Jadi, agar pandemi berakhir, harus ada upaya besar-besaran dan terpadu oleh negara-negara kaya di dunia dalam membantu vaksinasi di negara-negara miskin. Tidak ada yang aman sampai kita semua aman," tandas mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini