Paparan Sinar Matahari yang Cukup Bisa Pengaruhi Suasana Hati dan Mengurangi Insomnia

Para ahli di universitas itu mengungkapkan hal tersebut.

Denada S Putri
Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:20 WIB
Paparan Sinar Matahari yang Cukup Bisa Pengaruhi Suasana Hati  dan Mengurangi Insomnia
Ilustrasi berjemur di bawah sinar matahari. (shutterstock)

SuaraKaltim.id - Siapa sangka jika berjemur di bawah sinar matahari bisa memiliki manfaat lain selain untuk mensintesiskan vitamin D yang menguatkan tulang juga bisa meningkatkan suasana hati dan mengatasi insomnia. Studi baru oleh Monash University sudah membuktikan hal tersebut.

Para ahli di universitas itu mengungkapkan bahwa mendapat paparan sinar matahari yang cukup secara rutin mampu mempengaruhi suasana hati. Lalu, juga meningkatkan kualitas tidur bagi orang yang menderita insomnia.

Penelitian tersebut dilakukan oleh peneliti Angus Burns dan Associate Professor Sean Cain. Penelitian itu diterapkan secara cross-sectional dan longitudinal, dengan menyorot 400.000 peserta dalam program Biobank Inggris.

Hasilnya menemukan bahwa kekurangan cahaya matahari di siang hari menjadi faktor utama terjadinya risiko depresi, suasana hati buruk, hingga insomnia di kalangan para peserta studi.

Baca Juga:Ini Pentingnya Punya Kemampuan Mempengaruhi Orang Lain Dalam Dunia Kerja

“Dalam penelitian ini, kami mengamati bahwa lebih banyak waktu yang dihabiskan di luar ruangan saat siang hari, yang dikaitkan dengan gejala depresi yang lebih sedikit. Kemungkinan ini lebih rendah untuk menggunakan obat antidepresan, tidur yang lebih baik, serta gejala insomnia yang lebih sedikit,” ungkap Angus Burns, mengutip dari Suara.com, Rabu (13/10/2021).

Sementara itu, Professor Cain mengatakan bahwa membuat penyesuaian kecil pada rutinitas harian seseorang, dapat meningkatkan suasana hati, kualitas tidur, hingga tingkat energi.

“Orang-orang sekarang menghabiskan sebagian besar waktu terjaga dalam kondisi pencahayaan buatan, karena berkurangnya paparan sinar matahari dan paparan cahaya malam hari yang relatif terang,” terang Cain.

Meski demikian, Cain mengatakan bahwa penelitian ini mengamati lebih banyak waktu yang dihabiskan di luar ruangan, di mana hasilnya dapat meningkatkan suasana hati yang lebih baik, kualitas tidur yang cukup, dan kemudahan untuk bangun.

Selain itu dikatakan juga bahwa kekurangan paparan cahaya siang hari dapat menjadi faktor yang berkontribusi pada suasana hati yang buruk, juga kualitas tidur yang ikut memburuk.

Baca Juga:Apa Itu Diet Keto dan Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh Selain Menurunkan Berat Badan

“Saran umum saya untuk semua orang, ketika matahari terbit, segera dapatkan cahaya itu sebanyak yang Anda bisa,” pungkas Cain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini