Boyong 12 Pelaku Usaha ke Kalsel, Benua Etam dan Bumi Lambung Mangkurat Jalin Kerjasama

"Kita perlu kerja sama seperti ini," kaya Kadisdag Kalsel, Birhasani.

Denada S Putri
Rabu, 20 Oktober 2021 | 18:08 WIB
Boyong 12 Pelaku Usaha ke Kalsel, Benua Etam dan Bumi Lambung Mangkurat Jalin Kerjasama
Temu usaha Kaltim dan Kalsel. Dari sini kedua pemerintah provinsi tersebut serius membangun kerjasama perdagangan. [Istimewa]

SuaraKaltim.id - Kerjasama perdagangan yang dilakukan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan Kalimantan Selatan (Kalsel) kini menjadi perhatian bagi pemerintah kedua provinsi tersebut.

Sebanyak 12 pelaku usaha Benua Etam, diboyong ke Kota Tatas untuk membangun kerjasama dan melakukan negosiasi. Kalsel sendiri menghadirkan 22 pelaku usaha yang mereka miliki.

"Tidak ada satu pun negara yang bisa melengkapi kebutuhan negaranya sendiri. Begitu pula provinsi. Karena itu kita perlu kerja sama seperti ini," kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel Birhasani pada acara Forum Koordinasi Temu Usaha Perdagangan Antara Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur di Galaxy Hotel Banjarmasin, dikutip dari rilis yang diterima, Rabu (20/10/2021).

"Tidak ada satu pun negara yang bisa melengkapi kebutuhan negaranya sendiri. Begitu pula provinsi. Karena itu kita perlu kerja sama seperti ini," kata Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani pada acara Forum Koordinasi Temu Usaha Perdagangan Antara Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur di Galaxy Hotel Banjarmasin, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga:Berpotensi Hujan Ringan dan Sedang, Ini Prakiraan Cuaca di Kaltim 19 Oktober 2021

Di waktu yang sama, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltim HM Yadi Robyan Noor menjelaskan, penduduk Kaltim saat ini sekitar 3,7 jiwa. Sementara Kalsel 4,3 juta jiwa.

"Selain kedekatan hubungan sosial dan kewilayahan, jumlah penduduk kedua provinsi sudah mencapai 8 juta jiwa. Ini menjadi dasar kerja sama kita untuk saling melengkapi dan mengisi," kata Roby, sapaan akrabnya.

Pemerintah kedua provinsi bertugas memfasilitasi para pelaku usaha agar kerja sama perdagangan terkelola dengan baik.

"Tugas kami dari Pak Gubernur ada dua. Pertama stabilitas ketersediaan barang dan harga yang wajar. Kedua, pemerintah memfasilitasi forum b to b agar semua aman, nyaman dan rakyat sejahtera," tegasnya.

Dalam forum ini, Kaltim membawa 12 pelaku usaha, sedangkan Kalsel menyiapkan 22 pelaku usaha untuk saling bekerja sama dan bernegosiasi.

Baca Juga:Penambahan 19 Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim, Zona Merah Sisa 2 Daerah

Acara tersebut dibuka Ketua TGUP3 Kaltim H Adi Buchari Muslim mewakili Gubernur Kaltim H Isran Noor. Hadir pula Kepala Perwakilan BI Kalsel Aman Lison Sembiring dan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tapin. Kerja sama meliputi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai sayur mayur, rempah, daging ayam, telur hingga sembako.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini