alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dua Wilayah di Kaltim Diharapkan Segera Masuk Zona Hijau

Erick Tanjung Rabu, 20 Oktober 2021 | 18:35 WIB

Dua Wilayah di Kaltim Diharapkan Segera Masuk Zona Hijau
Ilustrasi Covid-19. (Suara.com/Eko Faizin)

"Untuk Mahakam Ulu hanya tersisa tiga orang pasien Covid-19, sedangkan di Panajam Paser Utara empat orang," ujar Andi.

SuaraKaltim.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Timur berharap dua wilayah, yakni Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Panajam Paser Utara, segera masuk dalam zona hijau dengan sisa pasien Covid-19 kurang dari lima orang.

"Untuk Mahakam Ulu hanya tersisa tiga orang pasien Covid-19, sedangkan di Panajam Paser Utara empat orang, mudah-mudahan dua wilayah tersebut segera nol kasus," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda, Rabu (20/10/2021).

Andi mengatakan secara keseluruhan pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan di Kaltim sebanyak 321 orang dengan sebaran terbanyak di Kota Balikpapan 86 orang.

Pasien lainnya tersebar di Bontang 60 orang, Kutai Barat 45 orang, Berau 39 orang, Samarinda 32 orang, Kutai Timur 29 orang, Kutai Kartanegara 14 orang dan Paser sembilan orang.

Baca Juga: Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 912 Kasus, 16.376 Orang Masih Dirawat

Menurut Andi dari 10 wilayah di Kaltim, empat wilayah dalam status zona kuning, empat wilayah zona oranye dan dua wilayah lainnya, yakni Balikpapan dan Bontang masih menyandang status zona merah.

Dia mengatakan pada perkembangan kasus harian Rabu (20/10) ada tambahan kasus terkonfirmasi positif 18 orang dan tambahan kasus sembuh 42 orang.

Dengan adanya tambahan kasus baru tersebut menjadikan akumulasi kasus positif di Kaltim sebanyak 157.698 kasus, sedangkan yang telah dinyatakan sembuh 151.941 kasus.

Andi menambahkan untuk kasus meninggal dunia masih mengalami kenaikan dua orang dan menjadikan total keseluruhan kasus meninggal dunia Covid-19 mencapai 5.436 orang.

"Kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, ingat penyebaran virus masih terjadi dan perlu kewaspadaan kita semua," ujar Andi. (Antara)

Baca Juga: Mulai Terkendali, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Sisa 12 Orang

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait