Dewan Bontang Pertanyakan Keseriusan Pemkot Tangani Banjir, Sindir Soal 'Komitmen'

"Padahal tujuannya mulia."

Denada S Putri
Rabu, 15 Desember 2021 | 20:24 WIB
Dewan Bontang Pertanyakan Keseriusan Pemkot Tangani Banjir, Sindir Soal 'Komitmen'
Banjir ROB yang terjadi di Bontang Kuala. [KlikKaltim.com]

SuaraKaltim.id - Komisi III DPRD Bontang menyayangkan sikap Sekretaris Daerah yang kembali absen dalam rapat kerja penanganan banjir. Sikap itu menimbulkan kesan bahwa Pemkot tak serius mengatasi persoalan tersebut.

Atas dasar inilah Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina mempertanyakan sikap pemerintah. Padahal, pertemuan itu diyakini akan melahirkan gagasan untuk melengkapi draft Rancangan Perda terkait penanggulangan banjir.

"Kalau datang, kita bahas bareng. Hasil dari rapat ini bisa sebagai kisi-kisi dalam perumusan Raperda banjir yang diinisiasi DPRD Bontang," katanya melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (15/12/2021).

Amir menilai, kehadiran Pemkot dinilai penting karena pihaknya membutuhkan jawaban prihal prioritas penanganan.

Baca Juga:Mobil Terpapar Air Laut, Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

"Kecewa pasti. Kenapa agenda rapat penting ini malah tidak hadir. Padahal tujuannya mulia, agar banjir di Bontang bisa terurai," terangnya.

Senada dengan Ketua Komisi, Anggota Komisi III Abdul Malik mengatakan pembahasan Raperda penanggulangan banjir tinggal satu poin saja, yaitu pandangan terkait alokasi 10 persen APBD untuk penyelesaian banjir.

Namun, jawaban itu tidak bisa didapat lantaran Sekda Bontang tidak hadir dan dia juga sebagai ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

"Tinggal satu poin saja. Apakah pemkot bersedia komitmen untuk mengalokasikan 10 persen APBD dalam penanggulangan banjir," kata Abdul Malik.

Pertimbangan yang harus diliat alokasi sesuai dengan mandatory spending. Pendidikan 20 persen, Kesehatan 10 persen, dan alokasi lainnya.

Baca Juga:Pascabanjir di Padangsidimpuan, Warga Mulai Bersih-bersih

Jawaban kesanggupan atau tidak harusnya bisa didapat dari hasil rapat kerja yang berjalan hari ini. Tetapi, harus tertunda untuk yang kesekian kalinya karena ketidak hadiran ketua TAPD.

"Sanggup atau tidak alokasi APBD 10 persen tersebut. Kita cari jalan keluarnya secara bersama harusnya. Itulah pentingnya rapat ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini