Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi serta Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop serta UKM) Kaltim, HM Yadi Robyan Boor menyebutkan, total nilai ekspor Kaltim mencapai USD 941,3 juta atau setara dengan Rp 13,55 Triliun.
Bumi Mulawarman sendiri, katanya, berhasil menyumbang 40,33 persen dari total ekspor Indonesia. Angka tersebut dijelaskan olehnya mengalami kenaikan sebesar 39,30 persen dari nilai ekspor Kaltim di 2020 lalu.
"Jumlah pelaku usaha yang mengikuti ekspor juga bertambah, di 2021 sebanyak 35 pelaku usaha, dibandingkan 2020 hanya 7 pelaku usaha," tuturnya.
Baginya, peningkatan ini sejalan dengan misi Gubernur Kaltim, Isran Noor. Kemudian, komitmen Kaltim untuk bisa menjaga hutannya juga ia sebut sangat kuat dan tinggu.
Baca Juga:Ekspor Rumput Laut Indonesia Meningkat di Tengah Pandemi
"Ekspor jalan, hutan juga kita lindungi. Hutan kita harus dijaga, sebesar 40 persen lebih (harus dijaga). Permintaan tinggi juga. Memang berat, tapi kami janjikan itu," pungkasnya mengakhiri.