Kontraktor Bermasalah Lagi di Bontang, Proyek Sumur Bor di Lok Tuan Tak Selesai

"Kita ajukan kontraktor yang gagal ini untuk di-black list."

Denada S Putri
Sabtu, 01 Januari 2022 | 19:49 WIB
Kontraktor Bermasalah Lagi di Bontang, Proyek Sumur Bor di Lok Tuan Tak Selesai
Ilustrasi Water Treatment Plant di Kantor Perumda Tirta Taman Bontang. [KlikKaltim.com]

SuaraKaltim.id - Pekerjaan proyek sumur bor di Kelurahan Loktuan senilai Rp 2,4 miliar di tahun anggaran 2021 gagal selesai. Kontraktor hanya mampu menyelesaikan pekerjaan sekitar 46 persen.

Kepala Bidang Sanitasi, Air Minum dan Sumber Daya Air, Dinas PUPR Kota Bontang, Edy Suprapto, mengatakan kontraktor tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak kerja. Dengan begitu, proyek tersebut dibatalkan dan Kontraktor dikenakan sanksi sebanyak 5 persen.

"Pengerjaan tidak selesai. Akhirnya proyek dibatalkan dan kontraktor didenda," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (31/12/2021).

Lebih lanjut, PUPRK membeberkan beberapa pengerjaan yang terlambat karena ketersediaan material yang belum datang. Sedangkan, material yang sudah dipesan dan belum datang akan dimanfaatkan pada proyek di tahun yang akan datang. 

Baca Juga:Pembawa Sabu 1 Kilogram di Tanjung Laut Bontang Divonis 10 Tahun, Denda Rp 1 Miliar

"Kita ajukan kontraktor yang gagal ini untuk di-black list. Cuman nanti akan ada tim tersendiri yang menilai itu," terangnya.

Di pekerjaan lainnya, pengerjaan Jalan Asmawarman yang semula sepanjang 1 kilometer hanya bisa dilaksanakan separuhnya di 2021. Semula jalan penghubung Kelurahan Telihan dan Kanaan ini dianggarkan Rp 10,5 miliar dengan panjang jalan 1 kilometer dan dibangunkan saluran drainase. 

Belakangan, lelang proyek ini batal. Sehingga pemerintah harus melelang 540 meter atau separuh dari skema awal karena pertimbangan waktu kerja. Kepala Bidang Binamarga PUPRK Bontang, Anwar Nurddin mengatakan, proyek jalan itu hanya senilai Rp 2,6 miliar.

"Iya, sisanya tidak terserap. Sangat disayangkan. Sekira Rp 7,9 miliar tidak terserap," ucap Anwar. 

Sementara, untuk kelanjutan proyek itu tidak akan berjalan pada 2022 mendatang. Padahal, anggaran itu akan cukup memperbaiki 1,05 kilo meter dan drainase penyebab banjir. 

Baca Juga:Reka Adegan Penikaman di Bontang Kuala, Fakta Baru Terkuak, Korban Ditikam Bertubi-tubi

"Kita usulkan lagi di 2023 mendatang. Makanya yang terserap itulah yang dimanfaatkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini