facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rangkuman Berita Edy Mulyadi, Awal Mula Sebut Kalimantan 'Jin Buang Anak' Hingga Dicari Masyarakat Adat

Denada S Putri Selasa, 25 Januari 2022 | 08:41 WIB

Rangkuman Berita Edy Mulyadi, Awal Mula Sebut Kalimantan 'Jin Buang Anak' Hingga Dicari Masyarakat Adat
Edy Mulyadi, wartawan senior FNN, mantan caleg PKS. [Istimewa]

Edy juga sempat mengikuti pemilihan legislatif di 2019, namun gagal. Di mana kala itu partai yang mengusung dirinya adalah PKS.

SuaraKaltim.id - Kontroversi yang dibuat oleh Edy Mulyadi bakal berbuntut panjang. Hingga kini, sosok yang menyebut dirinya itu jurnalis senior di Forum News Network (FNN) itu masih 'dinanti' kehadirannya di Kalimantan.

Tak terkecuali di Kaltim. Beberapa ketua-ketua adat kebudayaan Benua Etam, menuntut keadilan untuk menindak tegas apa yang dilakukan Edy. Berikut, rangkuman berita Edy Mulyadi:

1. Pernyataan Kontroversial Edy Mulyadi soal Kalimantan, Warganet Ramaikan Tagar #tangkapedymulyadi

Tangkapan layar video. [Instagram/@info_kukar]
Tangkapan layar video. [Instagram/@info_kukar]

Publik dikagetkan dengan video penolakan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim oleh Edy Mulyadi. Dalam video tersebut Edy Mulyadi dinilai menghina Kalimantan.

Baca Juga: Pernyataan Edy Mulyadi Dinilai Rasis, Rudi S Kamri: Dia Menimbulkan Fitnah Sara

Dirinya yang saat itu diduga berada di sebuah pertemuan menyebut IKN baru sebagai tempat jin buang anak. Akibatnya, tidak ada orang yang mau pindah ke wilayah IKN baru di Penajam Paser Utara (PPU), kecuali monyet. Berikut pernyataan kontroversial Edy Mulyadi:

Baca selengkapnya

2. Buat Pernyataan Kontroversi soal IKN, Edy Mulyadi Ramai Dikaitkan dengan PKS, Ternyata Resmi 'Dibuang' Partai

Edy Mulyadi. [Istimewa]
Edy Mulyadi. [Istimewa]

Sosok Edy Mulyadi ramai dikecam gegara pernyataanya yang dinilai menghina Kalimantan. Hal itu ia lakukan diduga karena pemindahan ibu kota negara (IKN) dari Jakarta ke Kaltim.

Dalam sebuah pertemuan, ia menyebut wilayah IKN baru sebagai jin buang anak. Akibatnya, tak ada orang yang mau pindah ke wilayah IKN baru di Penajam Paser Utara (PPU), kecuali monyet.

Baca Juga: Dorce Gamalama Berwasiat soal Pemakaman, Ian Kasela Memaki Edy Mulyadi

Baca selengkapnya

3. Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Bersuara, Nekat Kirim Jin Jika Edy Mulyadi Tak Minta Maaf

Edy Mulyadi ramai dikecam karena dinilai menghina Kalimantan. [Istimewa]
Edy Mulyadi ramai dikecam karena dinilai menghina Kalimantan. [Istimewa]

Perkataan Edy Muliyadi dalam sebuah video soal pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim menjadi viral. Banyak tokoh-tokoh penting memberikan respon tegas soal apa yang disampaikan Edy.

Bahkan, Kesultanan Kutai Ing Martadipura juga ikut angkat bicara. Sekretaris Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Awang Yacoub Luthman (AYL) meminta Edy Mulyadi untuk melakukan permintaan maaf secara terbuka soal pernyataannya yang kontroversial tersebut.

Baca selengkapnya

4. Geram dengan Edy Mulyadi, Pemuda Lintas Agama Kaltim Buat Laporan: Menimbulkan Kebencian

Perwakilan Pemuda Lintas Agama Kaltim, Daniel A Sihotang, membuat laporan terkait dugaan penghinaan masyarakat Kalimantan yang dilakukan Edy Mulyadi. [Istimewa]
Perwakilan Pemuda Lintas Agama Kaltim, Daniel A Sihotang, membuat laporan terkait dugaan penghinaan masyarakat Kalimantan yang dilakukan Edy Mulyadi. [Istimewa]

Perkataan kontroversial Edy Mulyadi dilaporkan ke pihak berwajib. Pemuda Lintas Agama Kalimantan Timur (Kaltim) resmi mendatangi Polresta Samarinda untuk mengadu.

Pengaduan itu soal penghinaan yang dilakukan oleh Edy Mulyadi di kanal YouTube miliknya. Diketahui, pernyataan kontroversial Edy yang dinilai menghina masyarakat Kalimantan menjadi musababnya.

Baca selengkapnya

5. Tak Hanya Dipolisikan, Edy Mulyadi Juga Akan Dihukum Adat

Tangkapan layar wartawan Forum News Network (FNN) Edy Mulyadi [SuaraSulsel.id/ANTARA]
Tangkapan layar wartawan Forum News Network (FNN) Edy Mulyadi [SuaraSulsel.id/ANTARA]

Dewan Adat Dayak dan Lembaga Adat Paser akan mengenakan sanksi adat terhadap Edy Mulyadi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Adat Dayak Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Helena saat menyambangi Markas Polda Kaltim untuk membuat laporan, Senin (24/01/2022)

Baca selengkapnya

6. Edy Mulyadi Minta Maaf, Sulaiman Halim: Tidak Merasa Terganggu, Pasukan Merah : Tindak Tegas Edy Mulyadi

Tangkapan layar - Pasukan Merah DPC Balikpapan/instagram.com
Tangkapan layar - Pasukan Merah DPC Balikpapan/instagram.com

Setelah ungkapan kontroversi Edy Mulyadi mengalami kecaman dari masyarakat. Kini beredar video permintaan maaf Edy Mulyadi.

Dalam video tersebut Edy didampingi oleh dua orang, salah satunya pria bertopi yang ditulis dalam video tersebut sebagai ‘Sulaiman Halim Tokoh Pemuda Kalimantan’ ikut berkomentar dan mengatakan tidak ada yang terganggu atas ucapan Edy yang kontroversial tersebut. Bahkan dia sendiri yang mengaku sebagai orang Kalimantan merasa tidak terganggu.

Baca selengkapnya

7. Tuntut Edy Mulyadi Dihukum Adat, Suku Paser : Seolah-olah Kami Keturunan Genderuwo

Kesultanan Paser membacakan kecaman dan tuntutan terhadap Edy Mulyadi/Instagram
Kesultanan Paser membacakan kecaman dan tuntutan terhadap Edy Mulyadi/Instagram

Kecaman terhadap pernyataan Edy Mulyadi yang menghebohkan masyarakat nampaknya belum surut. Kali ini pernyataan sikap hadir dari Kesultanan Paser Kalimantan Timur. Melalui video yang diunggah di media sosial.

Kesultanan Paser mengecam keras pernyataan Edy. Bahkan kecaman dan tuntutan itu dibacakan langsung oleh Sultan Aji Muhammad Jarnawi.

“Kami dari kesultanan paser, sangat menyayangkan dan mengecam keras atas pernyataan dari Edy mulyadi dan kawan-kawan.” Tutur Sultan Aji Muhammad Jarnawi.

Baca selengkapnya

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait