SuaraKaltim.id - Kontroversi yang dibuat oleh Edy Mulyadi bakal berbuntut panjang. Hingga kini, sosok yang menyebut dirinya itu jurnalis senior di Forum News Network (FNN) itu masih 'dinanti' kehadirannya di Kalimantan.
Tak terkecuali di Kaltim. Beberapa ketua-ketua adat kebudayaan Benua Etam, menuntut keadilan untuk menindak tegas apa yang dilakukan Edy. Berikut, rangkuman berita Edy Mulyadi:
1. Pernyataan Kontroversial Edy Mulyadi soal Kalimantan, Warganet Ramaikan Tagar #tangkapedymulyadi
![Tangkapan layar video. [Instagram/@info_kukar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/01/23/81988-tangkapan-layar-video-instagramatinfo-kukar.jpg)
Publik dikagetkan dengan video penolakan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim oleh Edy Mulyadi. Dalam video tersebut Edy Mulyadi dinilai menghina Kalimantan.
Baca Juga:Pernyataan Edy Mulyadi Dinilai Rasis, Rudi S Kamri: Dia Menimbulkan Fitnah Sara
Dirinya yang saat itu diduga berada di sebuah pertemuan menyebut IKN baru sebagai tempat jin buang anak. Akibatnya, tidak ada orang yang mau pindah ke wilayah IKN baru di Penajam Paser Utara (PPU), kecuali monyet. Berikut pernyataan kontroversial Edy Mulyadi:
2. Buat Pernyataan Kontroversi soal IKN, Edy Mulyadi Ramai Dikaitkan dengan PKS, Ternyata Resmi 'Dibuang' Partai
![Edy Mulyadi. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/01/23/27337-edy-mulyadi-istimewa.jpg)
Sosok Edy Mulyadi ramai dikecam gegara pernyataanya yang dinilai menghina Kalimantan. Hal itu ia lakukan diduga karena pemindahan ibu kota negara (IKN) dari Jakarta ke Kaltim.
Dalam sebuah pertemuan, ia menyebut wilayah IKN baru sebagai jin buang anak. Akibatnya, tak ada orang yang mau pindah ke wilayah IKN baru di Penajam Paser Utara (PPU), kecuali monyet.
Baca Juga:Dorce Gamalama Berwasiat soal Pemakaman, Ian Kasela Memaki Edy Mulyadi