facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Berhenti, PTM di SMP Negeri 1 Bontang Dimulai Kembali Sejak Senin Kemarin

Denada S Putri Selasa, 25 Januari 2022 | 16:09 WIB

Sempat Berhenti, PTM di SMP Negeri 1 Bontang Dimulai Kembali Sejak Senin Kemarin
Aktivitas belajar tatap muka di SMP Negeri 1 Bontang setelah sempat disetop. [KlikKaltim.com]

"Hari ini (Senin 24 Januari 2022) sudah mulai masuk. Seluruh siswa dan guru juga sudah melakukan proses belajar."

SuaraKaltim.id - Aktivitas belajar tatap muka di SMP Negeri 1 Bontang mulai digelar kembali. Setelah sebelumnya, sempat 3 hari disetop akibat salah satu muridnya positif Covid-19. 

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bontang Riyanto mengatakan, saat aktivitas dihentikan sementara, pihak sekolah langsung mensterilkan seluruh ruangan kelas. Setelah dianggap steril, aktivitas tatap muka diperkenankan kembali dengan disiplin protokol kesehatan. 

"Hari ini (Senin 24 Januari 2022) sudah mulai masuk. Seluruh siswa dan guru juga sudah melakukan proses belajar dan mengajar," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (25/1/2022). 

Selanjutnya, ia juga menerapkan PTM selama 5 jam. Hal tersebut, sesuai dengan instruksi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), karena masih dalam suasana pandemi Covid-19. 

Baca Juga: Siswa Positif COVID-19 Bertambah, Penghentian PTM di SMAN 4 Jakarta Diperpanjang

Dirinya juga berpesan, agar peserta didik agar tertib dalam mematuhi aturan. Bagi siswa yang kemarin dinyatakan positif Covid-19, bisa kembali beraktivitas setelah dinyatakan sembuh. 

"Kita jalankan PTM sesuai aturan. Kalau murid yang positif kemarin bisa kembali kesekolah joka dinyatakan sehat oleh dokter," ucapnya. 

Dikonfirmasi terpisah Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Bontang, Adi Permana mengatakan, aktivitas belajar di SMP Negeri 1 telah diperbolehkan. Karena, terhitung sejak ditutupnya aktivitas belajar dan mengintruksikan pihak sekolah untuk mensterilisasi ruangan. 

"Iya, mereka sudah boleh lagi gelar PTM. Kan sudah di sterilisasi ruangannya. Kita juga lagi menunggu kesiapan sekolah untuk melakukan tes acak dengan rapid antigen," tandasnya.

Baca Juga: Lonjakan Kasus COVID-19, Epidemiolog Pertanyakan Pentingnya Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait