Isran Noor Sebut, Perpindahan IKN ke Kaltim Sama dengan Mewujudkan Cita-cita Pemimpin Terdahulu

Ia menceritakan perpindahan IKN sudah direncanakan sejak lama. Katanya, dulu di era tahun 1950-an.

Denada S Putri
Selasa, 25 Januari 2022 | 21:41 WIB
Isran Noor Sebut, Perpindahan IKN ke Kaltim Sama dengan Mewujudkan Cita-cita Pemimpin Terdahulu
Gubernur Kaltim Isran Noor saat diwawancarai sejumlah awak media. [ANTARA]

SuaraKaltim.id - Maraknya isu-isu tidak sedap soal perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim membuat Isran Noor harus bekerja ekstra. Orang nomor satu di Bumi Mulawarman itu sebisa mungkin mengupayakan agar masyarakat Kaltim tak terpengaruh dengan kabar miring lainnya.

Bahkan terbaru, dirinya mengajak komponen bangsa untuk mendukung tahapan pembangunan IKN usai Undang-undang (UU) IKN disahkan DPR RI beberapa waktu lalu. Ia ingin, masyarakat tak berlama-lema menghabiskan waktu untuk mempermasalahkan pemindahan IKN dari DKI Jakarta ke Nusantara, nama baru wilayah IKN.

“Ketika Pak Jokowi mampu mewujudkan pemindahan ibu kota, maka sama artinya beliau telah mewujudkan cita-cita tiga pemimpin Indonesia sekaligus, yakni Presiden Soekarno, Presiden Soeharto dan Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono),” katanya, melansir dari ANTARA, Selasa (25/1/2022).

Ia menceritakan perpindahan IKN sudah direncanakan sejak lama. Katanya, dulu di era tahun 1950-an, Presiden Soekarno telah merencanakan untuk membagi beban Jakarta dengan Palangkaraya di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Baca Juga:PUPR Belum Dapat Anggaran untuk Bangun IKN, Siap Lobi Sri Mulyani

Selain itu, niat Presiden Soekarno juga untuk mengenalkan kepada dunia bahwa Indonesia bukan hanya Pulau Jawa, tapi juga Kalimantan (Borneo). Alasan lain Presiden Soekarno kala itu, juga untuk pemerataan pembangunan, khususnya untuk wilayah Indonesia bagian timur.

Namun sayang, tindak lanjut rencana pemindahan itu tidak pernah terwujud, hingga masa kekuasaan Presiden Soekarno berakhir.

Hal yang sama terjadi di era Presiden Soeharto dan SBY. Presiden Soeharto mengusulkan kawasan Jonggol di Bogor untuk menjadi calon pengganti Jakarta. Sedangkan SBY memberi tiga opsi.

Pertama ibu kota tetap di Jakarta dengan pembenahan total. Kedua, ibu kota pindah, tapi pusat pemerintahan pindah ke daerah lain dan ketiga, membangun ibu kota baru.

“Bila ini sukses diwujudkan, maka ini akan menjadi legacy yang sangat bermanfaat bagi bangsa Indonesia,” tandasnya.

Baca Juga:Bertangan Besi, Direktur Eksekutif KPN Adib Miftahul Sebut Ahok Layak Pimpin Otorita IKN di Nusantara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini