SuaraKaltim.id - Kecamatan Bontang Utara mengusulkan 43 program kegiatan fisik dan non fisik di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Pendopo, Senin (31/1/2022). Usulan dari 6 kelurahan mayoritas didominasi kegiatan fisik sebanyak 40 program.
Camat Bontang Utara, Sutrisno mengatakan, dari hasil Musrembang tingkat kelurahan, dua wilayah yakni Api-api dan Gunung Elai minta untuk penurapan sungai.
Di Api-api, warga mengusulkan penurapan sungai sepanjang 2.985 meter. Sedangkan usulan pembangunan turap di Kelurahan Gunung Elai ada 400 meter. Dengan kata lain, 2 wilayah di Bontang Utara ini mengajukan penurapan sepanjang 3,3 kilometer.
"Mayoritas usulan di tahun 2023 mendatang pembangunan fisik. Baik itu drainase, penurapan, perbaikan jembatan, dan peningkatan jalan," katanya, saat ditemui di Pendopo Wali Kota Bontang, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (31/1/2022).
Sementara usulan program non fisik ada 3 yakni, penguatan ekonomi, bantuan sosial untuk panti asuhan, dan usulan sarana prasarana organisasi kemasyarakatan.
"Untuk tiga program itu juga berdasarkan usulan masing-masing kelurahan," terangnya.
Di lokasi yang sama, Sekretaris Daerah Aji Erlynawati mengatakan, usulan ini akan diperjuangkan dan dipilih untuk direalisasikan pada tahun anggaran 2023 mendatang.
Mayoritas program yang diusulkan merupakan penanggulangan banjir di Kecamatan Bontang Utara. Lantaran mayoritas wilayah ini terdampak banjir.
Baik itu dari banjir rob dan banjir yang diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi.
Baca Juga:Muncul Buaya di Sungai Desa Urai, BKSDA Himbau agar Warga Tidak Membunuh Buaya
"Usulan tersebut akan di realisasikan pada 2023 mendatang. Nantinya akan di pilih mana skala yang prioritas," kata Aji.
- 1
- 2