Banjir di Bontang Mengkhawatirkan, Pemkot Tak Kunjung Bertindak, Diduga Abaikan Masyarakat

Perumahan Bontang Permai 19 tahun rutin langganan banjir.

Denada S Putri
Rabu, 02 Februari 2022 | 07:51 WIB
Banjir di Bontang Mengkhawatirkan, Pemkot Tak Kunjung Bertindak, Diduga Abaikan Masyarakat
Ilustrasi banjir. [Istimewa]

SuaraKaltim.id - Peristiwa banjir di Kota Bontang akhir-akhir ini menyita perhatian. Mulai dari beberapa tempat yang mengalami banjir akibat terdampak cuaca hujan yang sejak Desember memang rutin terjadi, hingga sebuah lokasi yang sudah belasan tahun jadi langganan masalah tersebut.

Sayangnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, diduga sudah mengecewakan masyarakatnya. Bukannya memberikan solusi atau terjun langsung melihat, pelesiran ke Jawa Timur (Jatim) justru mereka lakukan untuk 'memantapkan' Program Rantang Kasih.

Berikut, rangkuman berita banjir di Bontang yang tak dapat perhatian Pemkot Kota Taman:

1. Semalam, Banjir Bontang Meluas, 4 Kelurahan Alami Dampak Sampai Dini Hari

Baca Juga:Sungai Cikole Meluap, Belasan Rumah di Cianjur Terendam Banjir, Puluhan Warga Diungsikan

Wilayah jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api terendam banjir. [KlikKaltim.com]
Wilayah jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api terendam banjir. [KlikKaltim.com]

Banjir di wilayah Bontang yang terjadi sejak siang hingga malam, Selasa (25/1/2022) kian meluas. Debit air di dua Kelurahan Api-api Kampung Aren belakang X-toys, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pattimura, Kelurahan Guntung, Jalan Brokoli Kelurahan Gunung Elai, Jalan Imam Bonjol masih terpantau tinggi. 

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Bontang Zainuddin, mengatakan wilayah yang tergenang hingga dini hari memang menjadi titik rawan banjir untuk pagi hari. 

Baca selengkapnya

2. Wali Kotanya 'Dinas' ke Jatim, Warga RT 33 Api-api Bontang Bangun Turap Darurat dari Karung Pasir Buat Hadang Banjir

Tumpukan karung digunakan sebagai tanggul darurat di RT 33 Kelurahan Api-api. [KlikKaltim.com]
Tumpukan karung digunakan sebagai tanggul darurat di RT 33 Kelurahan Api-api. [KlikKaltim.com]

Resah selalu menjadi langganan banjir saat air sungai meluap. Masyarakat di RT 33, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara, bangun tanggul darurat menggunakan karung berisikan pasir. 

Baca Juga:Aneh! Survei Kepuasan Masyarakat RSUD Taman Husada Raih Predikat Baik, Tapi Dikeluhkan Diskriminatif

Ketua RT 33 Sugito mengatakan, pembuatan tanggul darurat itu bertujuan membendung luapan sungai agar banjir tidak terlalu parah. Panjang tanggul darurat yang disusun sepanjang hampir 80 meter itu hasil urunan masyarakat di RT 33.

Baca selengkapnya

3. Banjir Terparah di Kota Bontang, 15 RT Terendam Selama 18 Jam, Wali Kotanya 'Pelesiran' ke Jatim

Kondisi banjir di RT 07 Perumahan Bontang Permai Kelurahan Api-api. [KlikKaltim.com]
Kondisi banjir di RT 07 Perumahan Bontang Permai Kelurahan Api-api. [KlikKaltim.com]

Banjir yang terjadi sejak Selasa, (25/1/2022) baru benar-benar surut pada Rabu, (26/1/2022) pagi. Banjir merendam pemukiman warga selama 18 jam lebih. 

Tercatat dari rumah warga di 15 RT, di 5 kelurahan Bontang terdampak banjir. Adapun wilayah yang terdampak itu meliputi, di Kelurahan Telihan ada 2 RT, Kelurahan Kanaan 3 RT, Kelurahan Guntung 3 RT, Kelurahan Gunung Elai 2 RT, dan Kelurahan Api-api ada 5 RT. 

Baca selengkapnya

4. Belasan RT Terendam Banjir, DPRD Sindir Rombongan Pemkot Bontang 'Studi Banding' di Jatim: Keuangan Sedang Sulit

Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris. [Istimewa]
Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris. [Istimewa]

Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris menilai kunjungan kerja rombongan kepala daerah ke Banyuwangi dan Surabaya untuk belajar Program Rantang Kasih sebagai pemborosan. Ia mengatakan, harusnya kunjungan ke dua daerah itu cukup diwakili Kepala Bidang di dinas terkait.

Apalagi studi banding ke sana membahas masalah teknis. Alih-alih meninggalkan daerah, Wali Kota seharusnya tetap siaga di dalam kota, apalagi saat banjir besar yang terjadi saat ini. 

Baca selengkapnya

5. Nelangsa Warga Perumahan Bontang Permai, 19 Tahun Terkena Banjir, Sudah Sering Mengadu Tapi Tak Digubris Pemkot Bontang

Warga RT 07 berkumpul di bantaran sungai di Perumahan Bontang Permai. [KlikKaltim.com]
Warga RT 07 berkumpul di bantaran sungai di Perumahan Bontang Permai. [KlikKaltim.com]

Nelangsa warga Perumahan Bontang Permai, RT 07 Kelurahan Api-api ternyata sudah 19 tahun. Kawasan tersebut selalu menjadi langganan bencana banjir. Akibatnya, masyarakat setempat menjadi terbiasa. Namun, istilah terbiasa dirasakan karena terpaksa. 

Sepanjang awal 2022 ini saja, sudah 3 kali genangan banjir menimpa perumahan yang diketahui memiliki 140 rumah. Ketua RT 07, Kelurahan Api-api, Sunarto pun memberikan tanggapan.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini