SuaraKaltim.id - Peristiwa banjir di Kota Bontang akhir-akhir ini menyita perhatian. Mulai dari beberapa tempat yang mengalami banjir akibat terdampak cuaca hujan yang sejak Desember memang rutin terjadi, hingga sebuah lokasi yang sudah belasan tahun jadi langganan masalah tersebut.
Sayangnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, diduga sudah mengecewakan masyarakatnya. Bukannya memberikan solusi atau terjun langsung melihat, pelesiran ke Jawa Timur (Jatim) justru mereka lakukan untuk 'memantapkan' Program Rantang Kasih.
Berikut, rangkuman berita banjir di Bontang yang tak dapat perhatian Pemkot Kota Taman:
1. Semalam, Banjir Bontang Meluas, 4 Kelurahan Alami Dampak Sampai Dini Hari
Baca Juga:Sungai Cikole Meluap, Belasan Rumah di Cianjur Terendam Banjir, Puluhan Warga Diungsikan
![Wilayah jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api terendam banjir. [KlikKaltim.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/01/26/80344-wilayah-jalan-pattimura-kelurahan-api-api-terendam-banjir-klikkaltimcom.jpg)
Banjir di wilayah Bontang yang terjadi sejak siang hingga malam, Selasa (25/1/2022) kian meluas. Debit air di dua Kelurahan Api-api Kampung Aren belakang X-toys, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pattimura, Kelurahan Guntung, Jalan Brokoli Kelurahan Gunung Elai, Jalan Imam Bonjol masih terpantau tinggi.
Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Bontang Zainuddin, mengatakan wilayah yang tergenang hingga dini hari memang menjadi titik rawan banjir untuk pagi hari.
2. Wali Kotanya 'Dinas' ke Jatim, Warga RT 33 Api-api Bontang Bangun Turap Darurat dari Karung Pasir Buat Hadang Banjir
![Tumpukan karung digunakan sebagai tanggul darurat di RT 33 Kelurahan Api-api. [KlikKaltim.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/01/26/20264-tumpukan-karung-digunakan-sebagai-tanggul-darurat-di-rt-33-kelurahan-api-api-klikkaltimcom.jpg)
Resah selalu menjadi langganan banjir saat air sungai meluap. Masyarakat di RT 33, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara, bangun tanggul darurat menggunakan karung berisikan pasir.
Baca Juga:Aneh! Survei Kepuasan Masyarakat RSUD Taman Husada Raih Predikat Baik, Tapi Dikeluhkan Diskriminatif
Ketua RT 33 Sugito mengatakan, pembuatan tanggul darurat itu bertujuan membendung luapan sungai agar banjir tidak terlalu parah. Panjang tanggul darurat yang disusun sepanjang hampir 80 meter itu hasil urunan masyarakat di RT 33.
3. Banjir Terparah di Kota Bontang, 15 RT Terendam Selama 18 Jam, Wali Kotanya 'Pelesiran' ke Jatim
![Kondisi banjir di RT 07 Perumahan Bontang Permai Kelurahan Api-api. [KlikKaltim.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/01/26/30170-kondisi-banjir-di-rt-07-perumahan-bontang-permai-kelurahan-api-api-klikkaltimcom.jpg)
Banjir yang terjadi sejak Selasa, (25/1/2022) baru benar-benar surut pada Rabu, (26/1/2022) pagi. Banjir merendam pemukiman warga selama 18 jam lebih.
Tercatat dari rumah warga di 15 RT, di 5 kelurahan Bontang terdampak banjir. Adapun wilayah yang terdampak itu meliputi, di Kelurahan Telihan ada 2 RT, Kelurahan Kanaan 3 RT, Kelurahan Guntung 3 RT, Kelurahan Gunung Elai 2 RT, dan Kelurahan Api-api ada 5 RT.
4. Belasan RT Terendam Banjir, DPRD Sindir Rombongan Pemkot Bontang 'Studi Banding' di Jatim: Keuangan Sedang Sulit
![Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/01/26/44580-wakil-ketua-dprd-bontang-agus-haris-istimewa.jpg)
Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris menilai kunjungan kerja rombongan kepala daerah ke Banyuwangi dan Surabaya untuk belajar Program Rantang Kasih sebagai pemborosan. Ia mengatakan, harusnya kunjungan ke dua daerah itu cukup diwakili Kepala Bidang di dinas terkait.
Apalagi studi banding ke sana membahas masalah teknis. Alih-alih meninggalkan daerah, Wali Kota seharusnya tetap siaga di dalam kota, apalagi saat banjir besar yang terjadi saat ini.
5. Nelangsa Warga Perumahan Bontang Permai, 19 Tahun Terkena Banjir, Sudah Sering Mengadu Tapi Tak Digubris Pemkot Bontang
![Warga RT 07 berkumpul di bantaran sungai di Perumahan Bontang Permai. [KlikKaltim.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/02/01/59184-warga-rt-07-berkumpul-di-bantaran-sungai-di-perumahan-bontang-permai-klikkaltimcom.jpg)
Nelangsa warga Perumahan Bontang Permai, RT 07 Kelurahan Api-api ternyata sudah 19 tahun. Kawasan tersebut selalu menjadi langganan bencana banjir. Akibatnya, masyarakat setempat menjadi terbiasa. Namun, istilah terbiasa dirasakan karena terpaksa.
Sepanjang awal 2022 ini saja, sudah 3 kali genangan banjir menimpa perumahan yang diketahui memiliki 140 rumah. Ketua RT 07, Kelurahan Api-api, Sunarto pun memberikan tanggapan.